Infrastruktur Prioritas Perjuangan

0
727
BERI ARAHAN: Gubernur Kepri H Nurdin Basirun saat memberi pengarahan kepada Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah, Naharuddin dan Aries Fahriandi usai pembukaan Musrenbang Nasional 2017 di Jakarta beberapa hari lalu. F-istimewa/humas pemprov kepri

Gubernur Utus Belasan Kadis ke Musrenbangnas

Untuk mendorong percepatan pembangunan sesuai visi misi Gubernur Kepri H Nurdin Basirun unggul di bidang maritim, sebanyak 18 kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemprov Kepri di Musrenbang Nasional tahun 2017 yang digelar sampai 9 Mei 2017 di Hotel Bidakara, Jakarta.

JAKARTA – Musrenbangnas 2017 dihelat dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2018 yang mengangkat tema Memacu Investasi dan Infrastruktur untuk Pertumbuhan dan Pemerataan.

Acara dibuka Presiden RI Joko Widodo dan dihadiri pimpinan lembaga tinggi negara, para menteri dan kepala lembaga pemerintah non kementerian, para gubernur, dan para bupati/wali kota.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kepri, Naharuddin menjelaskan, ada sebanyak delapan belas kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri hadir dalam Rakornas Musrenbangnas tahun anggaran 2018 di Jakarta.

Delapan belas kepala OPD tersebut antara lain Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan, Dinas Kebudayaan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Perindustrian Perdagangan, Dinas Kelautan & Perikanan

Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Perhubungan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan.

Dinas Kesehatan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Pendidikan, Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Para kepala OPD ini sengaja diamanahkan secara khusus oleh Nurdin Basirun untuk sama-sama berupaya memperjuangkan apa yang sudah direncanakan untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Kepri saat ini.

”Mereka, (18 Kadis, red) sengaja diminta pak gubernur ikut sama-sama berjuang. Mulai hari ini, sampai besok khusus pembahasan dengan kementerian lembaga, artinya semua kementerian,” kata Naharuddin yang juga ketua Musrenbang Kepri itu kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (4/5).

Rapat dengan semua kementerian lembaga ini adalah momentum penting para kepala OPD menyampaikan, rencana pembangunan strategis dan prioritas Kepri yang masih sangat butuh sokongan dana APBN untuk mendorong pembangunan Kepri yang unggul di bidang maritim.

”Sesuai arahan pak gubernur, kita harus perjuangkan terutama menyangkut insfrasktruktur darat, laut dan udara,” ucap Naharuddin.

Infrastruktur prioritas tersebut misalkan pembangunan pelabuhan, bandara, jalan, jembatan, serta dam air kawal termasuk jembatan Maryna-Pulau Bayan Tanjungpinang.

Menurut penilaian Gubernur, pembangunan prioritas unggul di bidang maritim tersebut perlu didorong melalui APBN.

”Misalnya hal terkecil saja, pelabuhan yang rencana kita usulkan tidak lagi skala kecil, melainkan harus skala nasional maupun internasional,” tambahnya.

Bahkan tidak hanya itu, lanjut Naharuddin, sarana yang menyambung konektivitas tersebut, perlu diperjuangkan ke pemerintah pusat.

Bagaimana misalnya untuk mendorong investasi, sedangkan pelabuhan penumpang atau alat transportasi roro, bahkan peti kemas bongkar muat barang masih sangat minim.

Bahkan tidak hanya dari sisi laut, dari sisi udara Pemprov bersama OPD terkait sedang berupaya menggesa agar Bandara Internasional Raja Haji Fisabillilah (RHF) harus perpanjang landasan runway.

Kata dia, saat ini baru tersedia sepanjang 2 Km. Ke depan dia berharap Kadis Perhubungan mampu memperjuangkan dan menjolok anggaran pusat untuk perluasan Runway hingga mencapai 2,5 Km.

”Sehingga kalau sudah demikinan pesawat sekelas Boing bisa dengan nyaman mendarat,” katanya.

Dari sisi udara, salah satunya Bandara RHF tersebut, di sisi lainnya Pemprov Kepri juga mendorong agar penyelesaian pembangunan Bandara Padang Melang, Anambas bisa segera selesai.

”Saat ini masih status pesawat perintis. Kita usulan untuk diperpanjang lagi dan segera dilakukan peresmian,” katanya.

Di sisi lainnya, masih menyangkut masalah perhubungan, yakni melalui sisi darat. Pemprov Kepri juga tidak akan melupakan, rencana priortias utama jalan nasional, baik di Kota Batam, Tanjungpinang, Bintan, Kabupaten Natuna, Lingga, Karimun bahkan Anambas.

”Jalan raya serta jembatan ini juga infrasktruktur yang menjadi skala prioritas, sekaligus menjadi peluang investasi ke depan untuk pembangunan Kepri,” ucapnya.

Bidang lainnya, misalkan sektor industri, perdagangan, perikanan dan kelautan, tak kalah penting.

Sehingga Naharuddin menceritakan, kadisnya diminta secara khusus oleh gubernur, supaya mendorong pembangunan dari sektor perdagangan jasa berkebunan saat ini.

Tak lupa juga, sektor pariwisata yang memang sudah menjadi andalan utama Kepri ke depan. Upaya Musrenbangnas saat ini, ia sebagai ketua yang membawa para kadis di acara rakor tersebut untuk meminta dan menuntut janji pemerintah pusat.(SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here