Ingatan Melda

0
103
Melda Yanti

KISAH ini tentang ingatan. Sebuah ruang paling dingin dalam tubuh manusia. Setiap orang menyimpan segalanya di sana. Tak peduli itu sesuatu yang dibenci setengah mati, sampai sesuatu yang menyenangkan hati. Ruangan yang tidak boleh seorang pun masuk tanpa meminta permisi. Ruangan yang selalu terkunci. Ruangan yang paling jauh yang tercipta dalam diri.

Ingatan sekali dibuka akan menyerap segala yang terlihat, terdengar, terasa, tercecap, dan teraba. Simpulan rumit yang tetap akan ditelan untuk kemudian dikenang. Dan urusan ini, perempuan adalah jenis manusia yang paling lihai merawat ingatan. Sedangkan lelaki, ya kita semua tahu, payahnya kelewatan.

“Seberapa pun sakit, seberapa pun sedih, seberapa senang, seberapa pun riang. Kami menyimpan semuanya. Mengingat segalanya,” ucapmu.

Itulah kelebihan ingatan bagi perempuan, Melda. Bersyukurlah untuk itu. Kelak akan menjadi buku peganganmu dalam menghadapi ranjau-ranjau kehidupan yang tidak pernah terduga. Ingatanmu akan mendewasakanmu. Ingatanmu akan menjagamu. Ingatanmu akan menjadi tempat bersembunyi paling aman dari hati yang paling badai. “Selama apa itu semua?”tanyamu.

Sejauh jalan yang kautempuh. Lebih dari tujuh purnama yang kauingat. Lebih dari segala yang mampu kauperkirakan.***

BIODATA MELDA
Nama : Melda Yanti
TTL : Tanjungpinang, 23 Agustus 1997
Alamat : Kampung Lama Dompak
Hobi : Menari & Membaca
Buku Bacaan : Perempuan Mengingat, Lelaki Melupa karya Barozi Alaika

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here