Ingin Batam Maju, Mulai dari Anak

0
142

Penyegaran Stunting Bagi Kader Posyandu

BATAM – Wali Kota Batam, HM Rudi mengingatkan kepada kader posyandu dan orangtua di Batam. Jika ingin maju, maka pendidikan harus disiapkan dari anak usia dini. Selain itu, gizi anak juga harus diperhatikan. Kesiapan anak dalam berbahasa Inggris, harus dilatih dari sejak saat masih anak-anak. Sehingga bisa bersaing di masa depannya.

Himbauan itu disampaikan HM Rudi saat penyegaran kepada kader posyandu se-Kota Batam, Selasa (11/12) di Batam. ”Kalau ingin Batam lebih maju, kita sempurnakan anak-anak mulai dari 0. Saya titip ini ke ibu posyandu. Mereka yang akan menggintakan kita,” kata Rudi.

Diingatkan, kesiapan anak dibina dalam hal disiplin hingga kemampuan Bahasa Inggris. Hal ini dinilai perlu karena diperkirakan, mulai tahun 2020 sistem di pemerintahan sudah lebih baik. Sehingga harus lebih disiplin, agar bisa diterima di luar negeri. Sehingga anak-anak Batam bisa mencapai masa depan yang lebih baik.

”Ini saya sampaikan, agar ibu sebagai kader posyandu berkomitmen untuk membantu anak-anak kita tumbuh. Saya ingin betul, anak-anak mulai bayi, di perhatikan. Anak-anak mulai SD, wajib bisa bahasa Inggris. Sehingga, Batam bisa jaya,” himbau Rudi.

Menurut Rudi, jika anak tidak disiplin dari sekarang, maka Batam tidak bisa mengejar negara tetangga, Malaysia dan Singapura. ”Tidak usah dengan Singapura, dengan Malaysia saja kita kalah. Jadi kita bantu agar Batam bisa jaya ke depan,” harapnya.

Dinas Kesehatan Kota Batam memberikan penyegaran kepada kader Posyandu se Kota Batam, mulai penanggulangan stunting dan peran serta kader Posyandu dalam pencegahan stunting. Kegiatan diikuti juga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Marlin Agustina Rudi dan Wakil Ketua I Tim Penggerak PKK Kota Batam, Erlita Sari Amsakar.

Ketua Panitia, Ciska Irma mengatakan kader Posyandu yang ikut dalam kegiatan itu berjumlah 450 orang. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan kader Posyandu terkait stunting dan pencegahannya. Sebagai kader sangat berperan dalam meningkatkan peran dari Posyandu di lingkungan masing-masing.

Seorang kader bukan hanya sebagai pengelola Posyandu saja tapi juga merencanakan kegiatan dan meningkatkan pengetahuan. Setelah mengikuti kegiatan penyegaran ini semoga kader lebih siap dalam menjalankan tugas dan lebih responsive terhadap kejadian dilapangan,” papar Irma.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmajardi menyampaikan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kader Posyandu karena dapat menambah wawasan dan pengetahuan. Ia mengatakan kader Posyandu merupakan ujung tombak Dinas Kesehatan yang langsung berhadapan dengan masyarakat. Didi juga mengimbau agar kader posyandu dapat memulai hidup sehat dari diri sendiri dan membiasakan cuci tangan.

Jika kebersihan kurang maka anak akan mudah terkena infensi. Kami ucapkan terimakasih kepada ibu-ibu Posyandu yang sudah membantu kami dalam layanan kesehatan di tengah masyarakat,” ujarnya. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here