Inspektorat Minta Segera Lunasi Tunggakan

0
820
RAPAT EVALUASI: Inspektur Inspektorat Daerah Bintan R Akib Rachim memimpin rapat monitoring dan evaluasi pendistribusian Rastra, bersama Dinsos Bintan, Bulog, BPS, BP3D, camat, kades dan lurah di Bintan Buyu, Senin (18/12) kemarin.F-yendi/TANJUNGPINANG POS

2017, Bulog Salurkan 827,1 Ton Rastra

BINTAN – BADAN Urusan Logistik (Bulog) Tanjungpinang-Bintan telah mendistribusikan 837,1 ton beras sejahtera (Rastra), kepada warga kurang mampu di Bintan, selama tahun 2017. Namun, masih ada empat kecamatan yang belum melunasi pembayaran Rastra itu. Inspektorat Daerah meminta agar segera dilunasi tunggakan tersebut.

Imbauan tersebut disampaikan di sela rapat monitoring dan evaluasi Rastra tahun 2017, di ruang rapat 2 Kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu, Senin (18/12) kemarin. Rapat yang dipimpin Inspektur Inspektorat Daerah R Akib Rachim itu dihadiri Kepala Dinas Sosial Bintan Naharuddin, Kepala Bulog Jaka Santosa, Kepala BPS Ahmadini, Dinsos Provinsi Kepri, Sekretaris Dinsos Bintan Heni, camat, lurah, kades dan kabag/kabid OPD terkait.

”Dari sepuluh kecamatan, masih ada empat yang belum melunasi pembayaran Rastra ini kepada Bulog. Meski batas akhir pembayaran tanggal 27 Desember nanti, tapi saya minta segera lunasi tunggakan itu sampai, Jumat (23/12) ini,” kata R Akib Rachim.

Baca Juga :  Pengusaha Wajib Ikuti Protokol Kesehatan

Bagi R Akib Rachim, tunggakan pembayaran Rastra ini bukan satu masalah. Karena, pemerintah kecamatan masih mengumpulkan pembayaran dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

”Bahkan, pemerintah kecamatan ini ada yang membayar dengan sistem pak dul, atau pakai dulu. Setelah ditalangi, baru pembayarannya dipungut dari PKM,” kata Akib.

Tunggakan masing-masing kecamatan itu berkisar Rp 5 juta sampai dengan Rp 23 juta. Dalam pendistrubusian, tidak ada kendala. Karena, Bulog mendistribusikan Rastra ke masing-masing kantor camat. Selanjutnya, disalurkan ke kelurahan dan desa.

Selain itu, dalam rapat tersebut juga disampaikan stok beras dan gula, yang tersedia di Kantor Subdivisi Bulog Tanjungpinang-Bintan. Saat ini masih tersedia 2.169 ton beras, dan 813 ton gula. Menjelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, stok beras dan gula untuk keperluan di Bintan dan Tanjungpinang masih aman.

Baca Juga :  Bawa KTP Bintan, Gratis Semuanya

Kepala Dinas Sosial Bintan Naharuddin menyampaikan, tahun 2017 ini, hampir 5 ribuan warga Bintan yang terdata sebagai penerima Rastra ini. Tahun 2018, kemungkinan mencapai 9 ribuan penerima Rastra itu. Karena, kategori warga miskin itu sudah 42 item.

”Biasanya hanya 32 item kategori warga miskin itu, sekarang sudah 42 item. Makanya meningkat jumlah PKM Bintan, pada tahun 2018 nanti. Tapi, ini kami bahas lagi di pemerintah pusat,” jelas Naharuddin.

Kepala Subdivisi Bulog Tanjungpinang-Bintan Jaka Santosa menyebutkan, jumlah Keluarga Penerima Manfaat Rastra di Bintan itu sebanyak 4.595 keluarga. Masing-masing PKM menerima 15 kilogram Rastra per bulan.

Baca Juga :  DPRD Tak Bangga Ada Sisa Rp 40 Miliar

”Selama tahun 2017 ini, kita sudah salurkan 827,1 ton. Per bulannya, kita salurkan 68,925 ton,” sebutnya.

Kendala yang dihadapi dalam penyaluran Rastra ini antara lain geografis daerah pulau, keterbatasan armada transportasi, tak ada gudang untuk penyimpan Rastra di kelurahan, dan tunggakan Harga Tebus Rastra.

”Tapi, kita sudah atasi masalah-masalah itu. Pendistribusian selama ini, aman dan lancar. Untuk tunggakan empat kecamatan, akan diakomodir oleh Inspektorat, Dinsos bersama pihak terkait,” sebut Jaka.(YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here