Interaksi Terdakwa Illegal Fishing Dibatasi

0
414
KAJARI Natuna Juli Isnur saat berada diruangan penampungan terdakwa kasus Illegal Fishing Kejaksaan Negeri Natuna.F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

Pascakaburnya terdakwa Warga Negara Asing (WNA) kasus illegal fishing beberapa hari lalu, Kepala Kejari Natuna Juli Isnur menegaskan pihaknya akan membatasi interaksi terdakwa illegal fishing dengan masyarakat.

NATUNA – Kebijakan ini diambil sebagai langkah pengamanan terhadap mereka, yakni para terdakwa agar tidak terulang kembali kejadian yang serupa.

Ia mengakui, sudah beberapa kali Kejari Natuna kecolongan dengan ulah mereka yang melarikan diri sejak sebelum dirinya menjabat sudah dua kali kejadian yang sama.

”Kami tidak mau kecolongan lagi, ke depan kami akan menerapkan sistem keamanan yang lebih ketat terhadap terdakwa WNA,” tegas Isnur di kantornya, Selasa (19/6).

Baca Juga :  Masyarakat Desak Pelabuhan Segera Beroperasi

Selama ini, lanjut Isnur, seluruh WNA yang menyandang status terdakwa di Kejari Natuna itu bebas melakukan interaksi dengan masyarakat. Sebab, keberadaan mereka tidak boleh ditahan sebagaimana terdakwa kasus-kasus lainnya.

”Memang undang-undang melarang untuk menahan mereka. Tapi setelah kejadian kaburnya 6 orang ini, kami akan membatasi interaksi mereka dengan masyarakat,” sambungnya.

Selain itu, pihaknya juga akan menerapkan sistem pendampingan terhadap terdakwa WNA itu bila hendak melakukan interaksi dengan masyarakat. ”Ini semua untuk langkah pengamanan, yang tujuannya agar kami tidak kecolongan lagi seperti ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bulog Tambah Stok Beras 500 Ton

Selain tindakan di atas, Isnur menyebutkan juga akan menerapkan sistem satu tempat tinggal terhadap terdakwa itu. Selama ini, mereka ditempatkan di komplek Kejari Natuna akan tetapi mereka ditempatkan terpisah-pisah. Bahkan, sebagian di antara mereka ditempatkan di gedung penampungan, teras kantor Kejaksaan serta aula kejaksaan karena gedung penampungan yang telah over kapasitas. (HARDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here