Internet Segera Masuk Desa dan Sekolah di Natuna

1
735
Rudiantara

NATUNA – Menteri Komunikasi dan Informatika (Kemen Kominfo) RI, Rudiantara menegaskan pemerintah telah menargetkan pemasangan jaringan internet ke seluruh sekolah dan desa yang ada di Natuna untuk mencapai tujuan konektifitas dari sisi telekomunikasi secara menyeluruh.

Upaya ini telah dilakukan pemerintah agar segala pelayanan masyarakat sudah berbasis aplikasi. Semuanya itu tentu dengan menyiapkan segala infrastruktur telekomunikasi di Natuna meliputi penyediaan jaringan kabel optik bawah laut, pembangunan tower dan lain sebagainya.

”Kegiatan ini sudah dilelang dan kita targetkan 2022 tidak ada lagi desa dan sekolah yang tidak tersambung dengan internet, termasuk SD,” kata Menteri Rudi di Kantor Network Operation Centre (NOC), Kelurahan Bandarsyah, Ranai, Selasa (27/3) kemarin.

Seusuai rencana, konektifitas internet ke seluruh desa dan sekolah akan disalurkan melalui sistem nirkabel. Di mana pada setiap desa dan sekolah akan disediakan satelit.

Baca Juga :  Kepri Menanti Persetujuan Presiden

”Sistem koneksinya nanti akan di sesuaikan dengan lokasi desa dan sekolah. Tapi untuk ukuran Natuna kemungkinan kebanyakannya menggunakan satelit karena geografis Natuna berupa kepulauan,” paparnya.

Menurutnya, dalam upaya pembangunan SDM dan pemanfaatan SDA, konektifitas telekomunikasi dengan berbagai jenisnya mutlak diperlukan. Sekolah dan masyarakat desa harus bisa mengakses telekomunikasi yang lancar sehingga urusan pendidikan, usaha dan lain sebagainya dapat dipacu dengan lebih mudah.

”Telekomunikasi kebutuhan semua orang untuk menopang kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan. Dengan internet murid-murid dapat belajar lebih banyak dan dengan internet masyarakat bisa meningkatkan usahanya. Mudah-mudah target ini tidak mengalami kendala,” pungkasnya.

Baca Juga :  Kuota Ekspor Bauksit 1,5 Juta Ton

Pada kujungan kedua kalinya Rudiantara ke wilayah perbatasan Kabupaten Natuna bertujuan mengecek langsung kesiapan dari Palapa Ring Barat (PRB) agar bisa segera beroperasi di wilayah perbatasan.

Menteri Kominfo Rudiantara saat dikonfirmasi terkait kesiapan PRB mengatakan, bahwa sejak awal Maret segala kesiapan akan jaringan yang diberikan PRB telah bisa digunakan ”Jadi untuk jaringan PRB sebetulnya sudah siap dari awal Maret lalu, tinggal pemerintah daerah yang harus mencari rekanan untuk bisa menggunakan jasa PRB itu sendiri,” kata Rudiantara saat ditanya sejumlah awak media di Network Operation Center (NOC) di Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Ranai, Senin (26/3).

Jaringan kabel optik ini dikatakan Rudi, berkapasitas sangat besar sekali dan melintasi Dumai, Bengkalis, Siak, Tebing Tinggi, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Bembam (Batam), Tarempa, Ranai, Singkawang, Kualatungkal, dan Daik Lingga. ”Pemasangan kabel ini ada dua tahap, diantaranya tahap pertama, segmen Tanjung Bembam (Batam) -Tarempa sepanjang 369 Km, dan Tarempa-Ranai 322 Km serta segmen Ranai-Singkawang 352 Km. Kemudian tahap duanya, Batam, Karimun, Tebing Tinggi, Bengkalis, Siak, Daik Lingga, Kuala Tungkal,” jelasnya.

Baca Juga :  Sekali Reses, Anggota DPRD Terima Rp 10,5 Juta

Bupati Natuna Hamid Rizal mengatakan, Pemda pun sudah berusaha semaksimal mungkin memberikan yang terbaik kepada pihak rekanan untuk bisa berkontribusi di Natuna. (hrd)

Loading...

1 KOMENTAR

  1. Alah 3G Di SMKN aja belum stabil padahal rumah saya dekat sekali dengan tower tersebut hanya ±20 kaki tapi masih lag

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here