Internet Sempat Off Satu Jam

0
251
M TAUFIK (kiri) dan Amir Nasution (kanan) saat meninjau UNBK SMPN 12 di SMKN 4 Batu 14 Tanjungpinang, Senin (23/4). F-martunas/tanjungpinang pos

Siswa SMPN 12 Menumpang UN di SMKN 4 Tanjungpinang

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMPN 12 yang menumpang di SMKN 4 Batu 14 Tanjungpinang sempat tersendat karena internetnya off sekitar satu jam, Senin (23/4) kemarin pagi.

TANJUNGPINANG – KEPALA SMPN 12 Tanjungpinang, Amir Nasution mengatakan, meski internet sempat bermasalah, siswa tetap sabar menunggu di dalam ruangan dan tidak ada yang keluar ruangan ujian.

Dijelaskannya, mereka membagi siswa dalam lima ruangan ujian dan satu ruangan 21-23 orang siswa. Siswa ujian dua sesi. Dari lima ruangan ujian, tiga ruangan diantaranya sempat terlambat ujian sekitar 30 menit karena internet mati.

Satu ruangan terlambat sekitar 45 menit dan satu ruangan lagi terlambat sekitar 1 jam. Meski sempat terlambat satu jam, namun siswa tetap ujian seperti biasa karena waktu pelaksanaan ujian dihitung sejak internet normal.

Amir pun berkali-kali menghubungi Kabid SMP Dinas Pendidikan Pemko Tanjungpinang Tamrin Dahlan dan melaporkan kejadian itu. Lewat telepon, Tamrin meminta agar pihak sekolah dan siswa tenang karena waktu pelaksanaan ujian dihitung sejak internetnya bagus.

Ujian dimulai pukul 07.30 dan selesai pukul 09.30 atau sekitar dua jam. Namun, satu lokal siswa SMPN 12 baru bisa memulai ujian pukul 08.30. ”Tak masalah, karena waktu pelaksanaan ujian tetap dua jam,” jelasnya kepada Tanjungpinang Pos.

Siswa memang tenang berada di dalam ruangan meski tidak ada yang dikerjakan selama satu jam akibat internet off. ”Ruangannya ada AC, makanya mereka santai aja di ruangan. Tidak gerah,” ujar salah satu guru yang melihat kondisi siswa.

Saat itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang M Taufik juga mengatakan, meski sempat terlambat ujian satu jam, bukan berarti waktu pelaksanaan UN dikurangi. ”Tetap dua jam. Pusat pun sudah memikirkan sampai ke sana. Jam berapa mulai ujian, hitunglah waktunya dua jam baru berakhir,” jelasnya.

Sebelum ujian dimulai, M Taufik sempat meninjau empat dari lima ruangan ujian di sekolah itu didampingi Amir Nasution. Kepada siswa, Taufik meminta agar tenang saat mengerjakan soal ujian.

Baca soal dengan cermat baru dijawab. Yang belum bisa dijawab atau masih ragu jawabannya dilewatkan dulu. Kerjakan soal yang lebih mudah dulu. Setelah memotivasi siswa, Tamrin pun berbincang dengan pihak sekolah.

Amir Nasution mengatakan, ada 214 siswa Kelas III di sekolah itu yang harusnya mengikuti ujian nasional kemarin. ”Tapi ada dua orang yang tidak hadir. Kita sudah berupaya menghubungi orangtuanya,” ungkapnya lagi.

Saat itu, hadir juga dari pihak kepolisian untuk memantau situasi. Mereka keliling dari satu sekolah ke sekolah lainnya. Kemudian, satu orang teknisi PLN juga berjaga-jaga di sekolah itu. Tak lama kemudian, salah satu petinggi PLN Tanjungpinang datang ke sekolah dan menemui Amir, Taufik serta pihak kepolisian.(MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here