Investor Cina Incar Proyek Jembatan Babin

0
1032
H Nurdin Basirun

Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) H Nurdin Basirun, masih tetap komitmen mewujudkan pembangunan mega proyek Jembatan Batam Bintan (Babin).

TANJUNGPINANG – PENAWARAN itu disampaikan Nurdin saat menjamu para investor asal Cina yang juga merupakan perusahaan terbesar nomor enam di dunia, di Gedung Daerah, Tepilaut, Tanjungpinang Kamis pekan lalu. Dirinya menawarkan pembangunan proyek Jembatan Babin yang sudah diwacanakan sejak jaman Ismeth Abdullah menjadi Gubernur Kepri itu, 2010 lalu.

”Saya tawarkan ke mereka, karena mereka sudah investasi ke kita sekitar Rp 3,5 triliun untuk membangun pusat wisata di Bintan. Kalau ini sudah sukses, maka akan kita tawarkan untuk membangun Babin,” tegas Nurdin kepada rombongan Busines Manager Chen Long dan rekannya Vise Representative Indonesia Sun Xiau Peng didampingi penerjemah asal Indonesia dari PT Grand Wie Sukses Properti, asal Jakarta, Lily Oey.

Baca Juga :  Istri TNI-AU Dituntut Ikut Berantas Narkoba

Turut mendampingi Nurdin, kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Pemprov Kepri, Azman Taufik, Kepala Distamben Kepri Amjon. Komitmen membangun Babin itu langsung diterima para investor asal Cina tersebut dan mulai melakukan survei lapangan pertengahan tahun 2018 mendatang.

”Sebenarnya ada beberapa investor yang tertarik mengerjakan proyek Babin ini. Namun belum ada satu pun yang kami iya kan. Dan ini, kalau seandainya mereka berhasil membangun resort terbesar di Pulau Bintan, maka akan kita tawarkan ke mereka,” terang Nurdin.

Busines Manager Chen Long dan rekannya Vise Representative Indonesia Sun Xiau Peng didampingi penerjemah asal Indonesia dari PT Grand Wie Sukses Properti, asal Jakarta, Lily Oey tidak menolak tawaran orang nomor satu di Provinsi Kepri tersebut.

Baca Juga :  Ustaz Ali Jabeer Ceramah 1 Muharram di Gedung Daerah

Bos dari Mangata Group asal Cina tersebut justru sangat tertantang untuk mewujudkan cita-cita masyarakat Kepri terhadap Babin saat ini. Mengingat, jika Babin berhasil maka peningkatan sektor bisnis, ekonomi dan kemajuan pariwisata akan semakin berkembang pesat.

”Tentunya tahap awal kami akan survei lapangan dulu, melihat bagaimana kondisinya,” ujar Cheng Long lewat bahasa penerjemahnya Lily Oey. Investor yang dikenal sudah memiliki segudang pengalaman mengerjakan mega proyek yang ada di setiap provinsi di Indonesia itu, pastinya tidak minder dengan tawaran tersebut.

Mengingat, selain memiliki modal cukup besar dan sudah berhasil membagun mega seperti proyek LRT dari Jakarta ke Kota Bandung, bahkan Waduk Jati Gede terbesar nomor dua di Indonesia, Proyek PLTU di Padang, bahkan mereka pun memiliki sebanyak 116 anak perusahaan yang bergerak di bidang properti seluruh dunia.

Baca Juga :  Tulus Merawat, Pasien Cepat Sembuh

Komitmen ini juga dikatakan Lily Oey, bahwa perusahaan yang tergabung di dalam BUMN Cina tersebut, memiliki cita-cita akan membantu sepenuh hati, bagi daerah manapun yang sama-sama ingin membangun negaranya maju. ”Selama ini kami melihat Kepri ini adalah ke depan provinsi yang sangat maju dan berkembang, khususnya di dunia pariwisata dan bisnis ekonomi lainya,” jelasnya.(SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here