Investor Datang Hanya Melihat-lihat

0
432
ANGGOTA DPR RI Dwi Ria Latipa bersama anggota DPRD Natuna ketika menjaring aspirasi di Bunguran Batubi. F-ISTIMEWA

Warga Kecamatan Bunguran Batubi menyampaikan aspirasinya dan meminta anggota DPR RI Dwi Ria Latifa, agar mencarikan investor yang serius untuk berinvestasi di daerah mereka.

NATUNA – Pasalnya, selama ini intestor yang datang ke Batubi hanya sekedar datang untuk sekedar melihat-lihat lalu pergi.

Camat Bunguran Batubi Hasanudin mengatakan, sejak berdirinya Kecamatan Bunguran Batubi sudah ada beberapa investor yang datang untuk berinvestasi mulai dari pisang, serai wangi, tambak udang, dan kelapa hibrida.

Tapi pada aktanya, itu hanya rencana kosong yang tidak ada realisasinya hingga saat ini. ”Akibatnya warga pun bertanya-tanya, sebab mereka berharap rencana yang sudah disampaikan kepada masyarakat terwujud ke depannya,” kata Hasan di hadapan anggota DPR RI asal partai PDI Perjuangan itu.

Mewakili masyarakat di lima desa, Hasanudin berharap kunjungan DPR RI ke wilayah eks Transmigrasi memberi dampak positif dan salah satunya mencarikan investor yang serius untuk berinvestasi. ”Lahan tidur di daerah kami banyak sekali. Tinggal pihak investor ingin pilih model investasi yang bagaimana. Kami siap dukung asal serius,” ungkapnya.

Hasan menjelaskan, sejak program perkebunan kelapa sawit gagal pemerintah belum memberikan program pengganti untuk masyarakat eks Transmigrasi di Natuna. Akibatnya, banyak dari warga yang pulang kampung dan bekerja serabutan untuk mencukupi kebutuhan hidup.

”Akhirnya warga ada yang bertani, berkebun, melaut bahkan ada yang jadi kuli bangunan. Sebab program awal perkebunan sawit yang dijanjikan gagal total,” tutupnya.

Menanggapi hal itu, anggota DPR RI dapil Kepulauan Riau itu mengaku mencarikan pengusaha ternama untuk berinvestasi di Natuna. ”Saya coba bantu carikan saat saya sampai di Jakarta. Semoga saja ada yang bersedia. Memang kalau melihat potensi wilayah Natuna banyak sekali yang bisa digarap untuk peningkatan perekonomian masyarakat,” tandasnya. (HARDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here