Investor Lari Tinggalkan 54 Karyawan

0
246
Warga Pulau Sepur, Kecamatan Galang, mengadu ke DPRD Kota Batam, Rabu (12/9) karena ada investor melakukan pengukuran lahan tanpa ganti rugi ke warga setempat. F-martua/tanjungpinang pos

PT Nagano Tak Punya Laporan Kegiatan ke PTSP

Investor asing asal Jepang dari PT Nagano Drilube Indonesia di Kawasan Industri Batamindo log 290, Mukakuning, Batam, menghilang. Sebanyak 54 karyawan telantar di kawasan industri itu.

BATAM – Dinas Penanaman Modal (PM) dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Batam, mengakui jika pihaknya tidak mendapat pemberitahuan rencana penutupan pengoperasian perusahaan yang seharusnya dilaporkan.

Kepala Dinas PM dan PTSP Batam, Gustian Riau, Rabu (12/9), mengakui jika tutupnya perusahaan itu sudah diketahui. Kuat dugaan, pengusaha melarikan diri. Karena sampai saat ini pihaknya tidak menerima laporan penutupan perusahaan tersebut. ”Kemarin tak ada pemberitahuan dari perusahaan. Dan kita belum menerima surat pemberitahuan dari perusahaan kalau mereka mau tutup,” kata Gustian. Pihaknya mengakui telah mengecek kembali laporan kegiatan penanaman modal di Pemko dan BKPM. Dari hasil pengecekan laporan, tidak ada laporan penghentian penanaman modal di PTSP Pemko dan BKPM.

”Mereka tidak ada permohonan penghentian penanaman modal. Kami akan menelusuri masalahnya apa sehingga perusahaan berhenti beroperasi. Nanti akan disampaikan masalahnya. Harusnya mereka wajib melaporkan kepada kita kalau ada masalah seperti ini,” tegas Gustian.

PT Nagano Drilube Indonesia diketahui menghentikan aktivitas produksinya dari karyawannya. Selain itu, investornya yang berkewarganegaraan Jepang, diketahui tiba-tiba menghilang dari Batam tanpa kabar sampai saat ini. Investor itu meninggalkan sekitar 39 orang karyawan permanen dan 15 karyawan kontrak. Sementara aset yang ditinggalkan diperkirakan hanya bernilai sekitar Rp300 juta.

Aset itu yang saat ini dijaga para karyawan agar tidak dibawa kabur. Menurut salah seorang karyawan permanen, Sani, barang yang ditinggal investor masih lengkap. Termaksud bahan yang mau diproduksi. Aset itu juga diakui sudah dilaporkan ke Disnaker Kota Batam agar menjadi perhatian dinas tersebut.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here