Investor Mulai Bangun Smelter

0
1833
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun meninjau progres pembangunan smelter di Kawasan Galang Batang Bintan, Senin (28/5) sore.f-istimewa/humas pemprov kepri

Pertambangan bijih bauksit di Kepri akan kembali menggeliat, setelah izin ekspor bauksit sudah dikantongi dua perusahaan tambang, kini investor sudah mulai membangun smelter.

BINTAN – PEMBANGUNAN smelter merupakan salah satu syarat yang diminta pemerintah jika ingin mengekspor bauksit. Adapun smelter yang dibangun tersebut yakni di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang Bintan. Sejak Peraturan Pemerintah (PP) penetapan kawasan ini jadi KEK tahun lalu, investasi terus menggeliat di kawasan ini.

Peraturan Pemerintah (PP) No.42 tahun 2017 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang. Dengan demikian, Galang Batang resmi menjadi KEK.

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun memastikan program strategis yang mendapat restu Presiden RI Jokowi berjalan on the track atau sesuai rencana. Salah satunya adalah KEK Galang Batang.

Baca Juga :  Musrenbang Hanya Bahas Skala Proritas

”Kita datang untuk menepis anggapan bahwa pelaksanaan KEK di sini belum berjalan ternyata tidak benar. Semua sudah berjalan sesuai tahapannya,” ujar Nurdin saat berkunjung ke kawasan PT. Bintan Alumina Indonesia (BAI) Kecamatan Gunung Kijang, Senin (28/5) sore.

Nurdin berharap dukungan berbagai pihak untuk membuat perekonomian Kepri semakin meningkat. Keberadaan KEK Galang Batam ini diharapkan investasi yang masuk semakin gencar.

Sampai saat ini, sudah ada tiga investor yang memastikan masuk ke kawasan itu untuk membangun berbagai fasilitas. Kepastian tiga investor itu disampaikan Direktur Utama PT. BAI, Santoni.

Salah satunya, kata Santoni adalah pembangunan smelter yang mana komponen-komponennya sudah masuk ke lokasi. Beberapa pabrik sedang dibangun dan dalam proses pengerjaan.

Baca Juga :  Pelaku UKM Desak Pemko Promosikan Produksi Lokal

”Saat ini kita sudah bergerak, bahkan beberapa komponen yang dibutuhkan langsung impor dari luar negeri,” ujar Santoni.

Komponen yang diimpor itu memang yang tidak ada di dalam negeri ini.

Nurdin pun menyaksikan langsung proses bongkar beberapa bahan yang mulai masuk ke kawasan ini. Menurut Nurdin, pihaknya terus mencari terobosan untuk memperbanyak masuknya investasi di Kepri. KEK salah satunya. Investasi ini yang nantinya akan memacu dan memicu pertumbuhan ekonomi Kepri.

Nurdin optimis bahwa terwujudnya pembangunan di KEK Galang Batang ini, ke depan semakin banyak menarik minat investor untuk berinvestasi di Kepri. ”Kita berharap ini segera selesai, kalau sudah siap, maka pasti akan menyerap ribuan tenaga kerja,” papar Nurdin.

Baca Juga :  Warga Miskin Dapat Bantuan Hukum Gratis

Nurdin berpesan, agar pengelola kawasan lebih mengutamakan anak-anak daerah dalam mengisi peluang yang ada. Karena Nurdin ingin putra-putri Kepri ikut berpartipiasi dalam menumbuhkembangkan ekonomi daerah ini.

Bahkan Santoni berjanji, pihaknya akan memprioritaskan tenaga kerja asli daerah. Apalagi pengerjaan proyek ini akan menyerap ribuan tenaga kerja hingga selesai. ”Sesuai arahan Bapak Gubernur kita juga akan memprioritaskan tenaga kerja asli daerah,” jelas Santoni.(MARTUNAS – SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here