Isdianto dan Agus Diganti!

0
978

Jika Syarat Cawagub Tak Disiapkan 

Dua nama calon Gubernur Kepri yakni Isdianto dan Agus Wibowo diminta segera melengkapi persyaratan yang diperlukan. Jika tidak, namanya akan dihapus dan diganti.

DOMPAK – Ada dua syarat utama yang harus disiapkan dan hingga kini belum dipenuhi oleh Isdianto ataupun Agus Wibowo.

Syarat pertama adalah, belum satupun dari kedua calon ini mengantongi Surat Keputusan (SK) dari lima partai pengusung. SK yang dimaksud adalah, SK dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) kelima partai pengusung.

Lalu syarat wajib yang kedua, adalah legalitas formal pengunduran diri keduanya dari posisi atau jabatannya saat ini. Baik Isdianto sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Agus Wibowo sebagai Wakil Ketua DPRD Bintan.

Ahars Sulaiman, Ketua Tim Pemenangan Sani-Nurdin (Sanur) mengatakan, lambannya proses pemilihan wagub bukan karena Nurdin Basirun, melainkan dua calon yang diusulkan tersebut belum memenuhi persyaratan.

”Pak gubernur sudah sampaikan ke tim pemenangan, bahwa masalah ini harus diluruskan. Jangan sampai masyarakat menuding, bahwa gubernur sengaja memperlambat, padahal dua calon itu tidak memenuhi syarat yang diminta,” terang Ahars Sulaiman.

Persyaratan yang diminta bukan surat pernyataan mau mundur saja. Namun, surat keputusan yang sifatnya sudah inkrah.

Baca Juga :  Minyak Hitam dari Lambung Tugboat Tangkapan Lantamal

”Kalau anggota dewan kabupaten kalau tak salah dari gubernur atau Mendagri. Sedangkan ASN dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN),” ujar Ahars, kemarin.

Gubernur sendiri, kata Ahars, sudah menyampaikan kepada tim pemenangan, bahwa apabila kedua calon ini tidak memenuhi persyaratannya dalam waktu dekat, maka Gubernur Nurdin Basirun akan membatalkan pencalonan keduanya, alias menariknya dari DPRD Kepri serta akan menggantikannya dengan calon lain.

”Pak gubernur menegaskan, bahwa permintaan syarat itu harus dipenuhi dalam waktu dekat ini. Jangan lama-lama lagi. Kalau tak dipenuhi, nama Isdianto dan Agus akan dihapus dan akan diganti dengan yang lain,” ujarnya.

Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat terkait pengusulan dua nama calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kepri yang diserahkannya kepada Ketua DPRD Kepri belum lama ini.

Dua nama tersebut adalah Isdianto, Kepala Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Pemprov Kepri dan Agus Wibowo Wakil Ketua DPRD Bintan.

Nurdin pun tidak ingin dituding tak mau mengurusi soal Cwagub ini. Padahal, ini bukan sepenuhnya urusan gubernur. Karena masih ada parpol pengusung Sanur.

Baca Juga :  Skor Pariwisata Tanjungpinang Versi Dahlan Iskan

Gubernur juga mengancam akan menghapus nama Isdianto dan Agus Wibowo apabila tak melengkapi persyaratan yang diminta.

Ditanya tentang surat pengunduran diri Isdianto, gubernur mengatakan belum masuk ke mejanya.

”Kita tengok nanti kebutuhan masyarakat, saya tidak bisa memutuskan terlalu cepat,” tegasnya, Kamis (20/4) kemarin di Tanjungpinang.

Hingga saat ini pihaknya masih berupaya melengkapi dokumen persyaratan berkas dua nama Cawagub yang akan diusulkan ke DPRD Kepri.

Terkait tuntutan masyarakat yang mendesak dirinya segera menentukan dan mengusulkan cawagub, Nurdin menambahkan, persoalan tersebut tidak hanya menjadi urusannya sendiri. Melainkan, hasil kesepakatan bersama lima partai pengusung.

”Soal itu (Wagub, red), sepenuhnya bukan urusan saya sendiri. Ada ketentuan, aturan, kesepakatan. Tidak semuanya menjadi tanggung jawab saya,” tambahnya

Ia menambahkan untuk saat ini dirinya belum bisa memutuskan dengan cepat. Karena, ada beberapa tahapan yang akan dilalui dalam proses pengajuan dua nama Cawagub kepada DPRD Kepri.

”Bagi saya apa permintaan masyarakat, tetap saya dengarkan,” tukasnya

Sebelumnya, pada Senin lalu, puluhan aktivis yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Kepri (AMPK) menyampaikan aspirasinya mendesak Gubernur dan DPRD Kepri segera mengambil tindakan atas kekosongan jabatan Wagub selama setahun terakhir.

Baca Juga :  Menteri PU Alokasikan Rp 238 M Bangun Waduk

Koordinator AMPK, Raja Indramora mengungkapkan, kekosongan jabatan Wagub selama setahun terakhir ini mengakibatkan tidak efektifnya jalan roda Pemerintahan.

Untuk itu, pihaknya mendesak DPRD bersama gubernur untuk segera melakukan rapat paripurna untuk memilih Wagub Kepri.

”Kami melihat lambatnya proses pemilihan wakil gubernur ini, karena Ketua DPRD dan gubernur seperti main kucing-kucingan,” sebutnya.

Ia mencontohkan, kasus yang sama juga dialami di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Namun, Sumut hanya membutuhkan waktu 8 bulan proses pemilihan Wagub dan bisa diselesaikan.

Untuk itu, Indra meminta DPRD Kepri agar serius dalam mengurusi permasalahan ini serta berkoordinasi terkait persyaratan yang harus dipenuhi kedua Cawagub yang sudah direkomendasikan.

”Kami minta Gubernur Kepri dan DPRD agar mempercepat proses pemilihan Wagub ini. Jika tidak, kami akan menurunkan seluruh kekuatan mengajak masyarakat Kepri turun ke jalan menyuarakan aspirasi ini,” kecamnya.

Akhirnya Gubernur Kepri Nurdin Basirun angkat bicara soal pemilihan calon wakil gubernur (Cawagub) yang hingga kini belum terlaksana.(SUHARDI-MARTUNAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here