Isdianto Jadi Cawagub Tetap

0
789
Isdianto cawagub f-suhardi/tanjungpinnag pos

Disahkan di Sidang Paripurna DPRD Kepri 

DPRD Kepri menggelar sidang paripurna penetapan Cawagub Kepri atas nama Isdianto di Gedung DPRD Kepri di Dompak, Rabu (22/11). Dalam sidang paripurna itu, Sekwan DPRD Kepri Hamidi membacakan SK penetapan Cawagub tetap atas nama Isdianto.

TANJUNGPINANG – ”Kita tetapkan satu nama dulu karena berkasnya sudah lengkap dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan Panlih,” ujar Jumaga Nadeak, Ketua DPRD Kepri kepada wartawan usai paripurna, kemarin.

Dengan ditetapkannya Isdianto sebagai Cawagub tetap, maka dirinya menyatakan siap mundur dari PNS. Maka secara otomatis, jabatannya sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (DPPRD) Pemprov Kepri juga akan hilang.

Dengan demikian dirinya resmi mengundurkan diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov. ”Mulai hari ini saya resmi mengundurkan diri. Sesuai janji saya ke teman-teman media semua,” ujar Isdianto usai rapat paripurna anggota DPRD penepatan Cawagub Kepri, Rabu (22/11).

Bagi Isdianto, dirinya berharap sosok pengganti Alias Wello (AW) yakni Rini Fitriani yang merupakan putri almarhum HM Sani.

Karena kalau pun dirinya tak memenangi proses cawagub lewat kursi DPRD nanti, maka masih bisa legowo. Namun kalau sosok tokoh lainnya, menurut Isdianto, dirinya tak akan setengah-setengah, memperjuangkan dan merebut suara anggota DPRD Kepri.

Sebelum palu diketok saat paripurna, terjadi pembahasan yang alot. Juru bicara DPRD Kepri, Surya Makmur Nasution yang juga mantan ketua Pansus tata tertib (Tatib) pemilihan Cawagub menyatakan Isdianto telah melengkapi berkas yang diperlukan. ”Saat ini H Isdianto sudah melengkapi persyaratan,” jelas Surya Makmur di depan seluruh anggota DPRD.

Beberapa anggota dewan lainnya memberikan interupsi antara lain, Taba Iskandar dari Fraksi Golkar. Syarafuddin Aluan dari Fraksi PPP, Sahat Sianturi dari Fraksi PDIP, Sirajuddin Nur dari Fraksi PKB.

Keseluruhannya, sepakat bahwa proses Cawagub dilanjutkan sambil menunggu satu minggu lagi Gubernur menyerahkan nama baru pengganti Agus Wibowo. ”Pada intinya kami dari Fraksi PDIP sepakat untuk disahkan Isdianto ditetapkan hari ini,” tegas Sahat Sianturi.

Di kesempatan yang sama pun, Taba memberikan pandangannya agar Isdianto disahkan, kemudian tinggal menyurati gubernur untuk kembali menyerahkan satu nama lagi melalui hasil rundingan partai pengusung. Dalam kesempatan berbeda, Onward Siahaan dari Fraksi Gerindra menyampaikan, pihaknya masih belum menentukan sikap.

Menurut dia, Gerindra belum tahu kalau sudah ada muncul nama baru yakni Mustafa Widjaya sebagai calon pengganti AW. Baginya, Gerindra akan memutuskan kesepakatan internal partai, karena wewenang tersebut juga harus dilaporkan ke DPP. ”Saya tak tahu kalau sudah ada muncul nama Mustafa Widjaya sebagai pengganti AW,” ujarnya.

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menyampaikan, dirinya sangat membuka siapa tokoh yang diinginkan partai pengusung. Menurut Nurdin, dirinya menginginkan proses wagub agar cepat selesai. ”Teman-teman empat partai masih komunikasi. Menurut saya lebih cepat lebih bagus,” tambahnya.

Munculnya nama Mustofa Widjaya menjadi pertanyaan besar. Sebab, harusnya yang menyerahkan nama itu adalah Gubernur ke DPRD Kepri seperti saat menyampaikan nama Isdianto dan AW.

DPRD Kepri pun, ketika mengembalikan berkas Isdianto dan AW, juga melalui gubernur, bukan langsung ke parpol pengusung Sanur.

Onward Siahaan yang juga petinggi Partai Gerindra di Kepri justru mempertanyakan nama Mustofa Widjaya yang mendadak muncul. Sebab, Gerindra sebagai salah satu parpol pengusung Sanur tidak mengetahuinya.

Jika satu nama pengganti AW hendak diganti, maka harus atas kesepakatan lima parpol pengusung Sanur. Dan yang menyerahkan nama itu ke DPRD Kepri pun biasanya gubernur.

DPD Partai Demokrat Kepri menyerahkan berkas Cawagub ke Pansus DPRD Kepri, kemarin. Demokrat mengusulkan dua nama, Mustofa Wijaya dan Isdianto.

Remon, Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat Kepri menyampaikan, sudah lebih satu tahun Provinsi Kepri tidak memiliki Wagub. Hal ini tentunya menjadi penghambat Gubernur dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

Apalagi mengingat Kepri merupakan daerah kepulauan yang harus disentuh langsung oleh pemerintah daerah. sehingga merata pembangunannya.

Pada Pemilukada Provinsi Kepri tahun 2015 lalu dimenangkan oleh pasangan HM Sani-H Nurdin Basirun yang diusung oleh Partai Demokrat, Partai Gerindra, PPP, PKB dan Partai Nasdem.

Oleh karena itu sesuai regulasi yang ada maka, partai pengusung tersebut yang akan mengusulkan dua orang bakal calon Wagub untuk nantinya akan dipilih di DPRD Kepri. Partai Demokrat adalah salah satu partai pengusung yang telah menyerahkan berkas Calon wakil gubernur.

”Hari ini (kemarin) kami telah menyerahkan berkas Cawagub Kepri kepada Gubernur, DPRD Kepri dan Panlih Cawagub Kepri. Calon yang diusulkan oleh Partai Demokrat adalah Mustofa Wijaya Moekti dan Isdianto sesuai instruksi dari DPP,” tutur Remon.

”Semoga nantinya akan terpilih Wakil Gubernur yang dapat membantu kerja-kerja Gubernur agar terwujud Kepri seperti yang kita cita-citakan bersama,” tambahnya.

Sampai saat ini Demokrat masih mencoba mencari informasi terkait partai pengusung lainnya yang juga telah menyerahkan berkas Cawagub.(SUHARDI-YENDI-TUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here