Iskandarsyah Maju Meskipun Tak Bersama H Syahrul

0
573
TINJAU PLN: Gubernur bersama Iskandarsyah saat meninjau mesin PLN belum lama ini. F-istimewa

TANJUNGPINANG – Bakal calon Wali Kota Tanjungpinang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kepri, Iskandarsyah menegaskansiap maju di Pilwako nanti meski tak berpasangan dengan Syahrul. H Syahrul sendiri saat ini menjabat Wakil Walikota Tanjungpinang periode 2013-2018.

Sikap tegas ini diambil karena melihat kondisi politik akhir-akhir ini. Ia juga sudah lama menunggu kepastian dari Syahrul apakah maju atau berpasangan dengan siapa di Pilwako Tanjungpinang nanti. Karena, PKS dan Gerindra telah teken kontrak politik. Meskipun PKS dan Gerindra yang dipimpin H Syahrul, memiliki MoU untuk sama-sama mengusung bakal calon wali kota.

Isi MoU Koalisi Setara yang ditandatangani Ketua PKS Kota Tanjungpinng Alfin dan Ketua DPD Gerindra Kota Tanjungpinang Endang Abdullah, salah satu poinnya, yakni bersama-sama menentukan kandidat yang akan didudukkan sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang periode 2018-2023.

Adapun kandidat yang akan diusung adalah kader masing-masing partai Koalisi Inti. Poin lainnya, PKS dan Gerindra bekerja secara produktif, optimal dan senantiasa bersama-sama dalam upaya pemenangan kandidat yang akan diusung.

Kemudian, PKS-Gerindra bersama-sama menentukan mitra koalisi yang mungki akan bergabung dalam koalisi yang telah dibangun oleh PKS dan Gerindra, dengan tetap mempertahankan PKS-Gerindra sebagai koalisi inti (keputusan akhir tetap berada di PKS dan Gerindra)

”Masyarakat sudah menunggu, kita serahkan ke Ayah Syahrul, mau berpasangan dengan saya atau tidak. Kita tunggu saja nanti,” kata Iskandarsyah, kemarin.

Sementara itu, menanggapi pernyataan Syahrul yang mengatakan belum bisa menentukan pasangannya karena candidat calon tersebut belum mendapatkan rekomendasi (SK) dari partainya, Ing Iskandarsyah menegaskan telah mengantongi rekomendasi dari DPP PKS untuk maju sebagai Calon Walikota maupun Calon Wakil Walikota Tanjungpinang.

Anggota DPRD Kepri ini juga menjelaskan sikapnya selama ini yang terkesan menunggu kepastian sikap Syahrul yakni, dikarenakan telah adanya komitmen antara Partai Gerindra dan PKS yang telah membangun Koalisi Setara. Serta kesempatan yang telah dilakukan oleh petinggi Partai PKS dan Gerindra untuk selalu solid sampai ke daerah.

”Dimana dalam MoU tersebut masing-masing dari Gerindra maupun PKS dapat mengajukan kadernya masing,” ungkapnya.

Baginya Maju sebagai Calon Kandidat Kepala di Kota Gurindam ini karena dia melihat Kota Tanjungpinang sebagai Kota yang strategis dan ingin membangun kembali kejayaan masa lalu Kota Tanjungpinang yang dulunya merupakan pusat dari Kerajaan Riau Anggota DPRD Kepri ini juga menjelaskan sikapnya selama ini yang terkesan menunggu kepastian sikap Syahrul yakni, dikarenakan telah adanya komitmen antara Partai Gerindra dan PKS yang telah membangun Koalisi Setara. Serta kesempakatan yang telah dilakukan oleh Petinggi Partai PKS dan Gerindra untuk selalu solid sampai ke daerah.

”Karena dalam MoU tersebut masing-masing dari Gerindra maupun PKS dapat mengajukan kadernya masing,” ungkapnya.

Menurutnya, ia maju sebagai calon kandidat kepal daerah di Tanjunginang karena dia melihat Kota Tanjungpinang sebagai Kota yang strategis. Dan ingin membangun kembali kejayaan masa lalu Kota Tanjungpinang yang dulunya merupakan pusat dari Kerajaan Riau Lingga.

Tanjungpinang juga merupakan Ibu Kota provinsi Kepri, harus lebih berkembang dibandingkan daerah lainnya. Dan ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program kerja. Tanjungpinang harus berkembang dan menjadi kota maju. ”Saat ini yang dibutuhkan masyarakat adalah lapangan pekerjaan dan peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan,” bebernya. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here