Istri Jangan Merengek Minta Duit ke Suami

0
509
NOORLIZAH Nurdin saat menyampaikan motivasi.f-istimewa/humas pemprov kepri

Noor Lizah Nurdin Basirun Dorong Wanita Kepri Jadi Pengusaha

Istri Gubernur Kepri yang juga Penasehat TP-KK (Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Kepri, Hj. Noor Lizah Nurdin menilai seorang wanita yang menjadi pengusaha jauh lebih hebat daripada pengusaha pria. Ia pun mendorong wanita Kepri jadi pengusaha.

BATAM – Menjadi pengusaha wanita mempunyai tantangan sendiri karena harus membagi waktu antara mengurus keluarga dan memajukan usaha. Agar semua berjalan lancar harus punya mental baja. Dengan peran gandanya, wanita pengusaha sudah berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

”Jadi wanita itu jangan suka merengeklah. Sedikit-sedikit minta ke suami. Sedikit-sedikit minta bantuan suami. Seorang wanita itu juga harus tangguh. Harus mandiri. Harus punya mental kuat. Apalagi bila seorang pengusaha wanita. Mesti bermental baja,” tegas Noor Lizah disambut tepuk tangan meriah para undangan.

Noor Lizah Nurdin membuka acara Womenpreneur Day 2019 , dengan tema “The Art of Womenpreneur” dan sekaligus menjadi narasumber pada sesi talkshow, Minggu (24/3) di Atrium Mega Mall Batam. Acara tersebut bersempena dengan acara tahunan Komunitas TDA (Tangan di Atas) Perempuan Batam dan Kepri.

Baca Juga :  Makanannya Gratis dan Foto Bareng Artis

Turut hadir perwakilan Bank Indonesia Kepri Jaja Somantri, Majelis Wali Amanah (MWA) Gunawan Sila, Wakil Sekretaris Umum TDA Deni Rifai, Ketua Pusat TDS Perempuan Roesita Tanti.

Noor Lizah mengatakan era emansipasi saat ini membuat wanita tidak lagi terkurung oleh pekerjaan rumah saja. Mereka telah mempunyai kebebasan untuk melakukan kegiatan apa yang mereka inginkan. Termasuk menjadi pengusaha atau womenpreneur.

Semua pengusaha, lanjut Noor Lizah, baik wanita maupun pria sama saja. Tapi bagi wanita ada tantangan tersendiri. Apalagi bagi wanita yang telah berkeluarga. Mereka mempunyai tanggungjawab atas suami dan anak yang serta merta tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada asisten rumahtangga atau anggota keluarga lainnya.

Baca Juga :  Penumpang Kapal Naik, Pengguna Pesawat Turun

Mastercard Index of Women Entrepreneurs-MIWE mencatat pengusaha wanita cenderung mengalami perkembangan pesat. Kendati sebanyak 62,4 persen wanita menjalankan usahanya karena terdorong oleh kebutuhan.

Jumlah wanita wanita pengusaha di Indonesia saat ini adalah 14,3 juta orang, sebelumnya 12,7 juta orang pada tahun 2017. Artinya mengalami peningkatan 1,6 juta orang.

Menurut Noor Lizah, banyak teladan wanita pengusaha sukses Indonesia saat ini, mulai dari usia tua sampai wanita-wanita muda sukses di bawah 30 tahun.

Bahkan majalah Forbes baru-baru ini mencatat 6 nama wanita pengusaha muda Indonesia, diantaranya Peggy Hartanto yang bergerak di bidang fashion, Helga Angelina Tjahjadi dibidang restoran, Carline Darjanto bidang fashion, Mesty Ariotedjo bidang kesehatan, dan banyak lainnya.

”Namun sama dengan teladan lain. Setiap wanita harus mengukurnya dengan kapasitas diri sendiri. Jangan sampai menjadi wanita pengusaha justru membuat beban bertambah ataupun memunculkan masalah baru,” ujar Noor Lizah.

Baca Juga :  Tiga Jam Terombang-ambing

Dalam menjalankan peran sebagai pengusaha wanita, tambah Hj. Noor Lizah, ada empat hal yang perlu diperhatikan, yakni jangan terlalu berempati supaya tidak mudah ditipu dan diperdayakan.

Sering dihantui rasa takut gagal sehingga menjadi tidak percaya diri. Rentan untuk stress. Maka itu pengusaha wanita harus pandai-pandai mengelola emosinya. Terakhir, kultur budaya yang masih memandang sebelah mata terhadap usaha wanita.

”Tapi anda tak perlu khawatir, buktikan pada keluarga bahwa menjadi womenpreneur untuk masa depan terbaik anda dan keluarga,” kata Noor Lizah memberi semangat.

Ketua TDA Perempuan Batam Lilis Rowiana menyebutkan komunitas TDA saat ini terbesar di Indonesia.

TDA Perempuan banyak melaksanakan berbagai program yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan, program edukasi bisnis dan lainnya.(MARTUNAS – SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here