IWAPI Diminta Aktif di Sektor Pariwisata

0
524

BATAM – Pengusaha wanita yang bergabung dalam Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Batam, diminta untuk terlibat dalam memajukan parawisata. Dari pemerintah saat ini, sudah disiapkan berbagai infrastruktur. Pengusaha perempuan di Batam diminta untuk bisa membantu dalam memenuhi keperluan para wisatawan yang berkunjung ke Batam.

Hal itu disampaikan Wali Kota (Wako) Batam, HM Rudi saat mengukuhkan DPC (IWAPI) Batam periode 2017-2022. Rudi meyakini jika awal 2019 mendatang jumlah orang yang datang ke Batam akan meningkat. ”Ditunggu kiprah serta kreasinya untuk mendukung pembangunan perekonomian Batam,” katanya.

Dia berpesan agar sebagai pengusaha dapat bersaing secara sehat dalam mengembangkan usahanya. Ia yakin jika usaha dijalankan dengan jujur, maka usaha yang ditekuni akan sukses. “Tidak boleh iri dan menyalip dengan menghalalkan segala cara. Agama pun melarang untuk berbuat curang. Silahkan berusaha, ikuti aturan. Rezeki itu datangnya dari Allah, jika jujur pasti akan berhasil,” katanya mengingatkan.

Baca Juga :  Forum Pimred Dorong Kepri Maksimalkan Kelautan

Menurutnya, kondisi perekonomian di Batam saat ini menurutnya lesu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di tahun 2016 pertumbuhan perekonomian Batam hanya 2,5 persen dan saat ini sudah turun menjadi 1 persen. Namun berdasarkan pertemuan dengan Menko Perekonomian beberapa waktu lalu, sudah ada angin segar sehingga diharapkan perekonomian Batam bisa bangkit kembali.

”Perubahan sangat diharapkan. Dan untuk kembali membangkitkan investasi di Batam tidak cukup setahun. Oleh karena itu kita meningkatkan dari segi pelayanan untuk publik,” sebutnya lagi.

Untuk mendukung kepariwisataan di Kota Batam menurutnya Presiden telah mendukung dengan telah menerbitkan Kepres pembangunan jalan tol di Kota Batam. Kepada Ketua DPP IWAPI, Rudi juga berpesan agar dapat mempromosikan Kota Batam sehingga banyak orang yang datang berkunjung ke Batam.

Baca Juga :  Kawasan Industri Janda Berhias Perlu Kepastian

Sementara, Ketua DPP IWAPI, Dyah Anita Prihapsari mengingatkan Ketua DPC IWAPI Kota Batam, Yuliana, memberi deadline selama enam bulan untuk melantik kepengurusan IWAPI di tingkat kecamatan. IWAPI menurutnya memiliki misi untuk menjadi organisasi terbesar tidak hanya di tingkat nasional namun hingga ke internasional. Lebarkan sayap produk, dari usaha mikro menjadi usaha kecil hingga bisa menjadi seorang pengusaha.

”Selamat menjalankan amanah, tugas kita memang berat tapi ini merupakan tugas mulia. Kita sebagai perempuan dan membantu sesame perempuan, dan perempuan yang dibantu oleh perempuan maka akan menjadi perempuan yang kokoh,” katanya.

Baca Juga :  PGN Raih Laba Bersih Rp 3,06 Triliun

Kepengurusan IWAPI ini sudah ada di 32 provinsi se-Indonesia kecuali di NTT dan kalbar. IWAPI Pusat bertugas membuka peluang, selanjutnya DPD dan DPC melakukan eksekusi. Dengan perkembangan teknologi menurutnya pengurus dan anggota IWAPI harus melek IT.

”Bisnis online saat ini sangat diminati dan berkembang. IWAPI kini melakukan digital marketing dan bekerjasama dengan Telkomsel, Microsoft dan Facebook,” imbuhnya.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here