Izin Bandara Palmatak Berakhir Desember

0
330
SEPI: Bandara Palmatak Airport nampak sepi. F-ISTIMEWA

ANAMBAS – Izin Operasional Bandara Palmatak segera berakhir bulan Desember mendatang. Hal itu sesuai surat Keputusan Menteri Perhubungan RI no 195 tahun 2012 tentang Penerbangan Umum.

”Surat keputusan menteri itu hanya berlaku lima tahun. Sehingga, pada akhir tahun ini harus diperpanjang kembali,” ungkap Nurman, selaku Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas, kemarin.

Jika surat Keputusan Menteri Perhubungan yang baru sudah keluar. Maka hal itu yang menjadi acuan yang harus harus dipatuhi maskapai yang saat ini menggunakan bandara tersebut. ”Kalau surat keputusan menteri sudah keluar, maka seluruh maskapai yang menggunakan Bandara Matak harus ikut aturan di dalamnya,” jelas Nurman.

Ia menambahkan, akan ada perubahan pada isi dari tersebut. Sebab, dari sisi pengelola juga sudah berbeda. Sebelumnya, bandara dikelola oleh perusahaan migas Conoco Philips dan sekarang dikelola oleh Medco Energy. ”Perubahan pasti ada, tetapi apapun perubahannya tetap menunggu surat keputusan itu,” terangnya.

Nurman menyebutkan, sesuai perundang-undangan bila satu daerah sudah memiliki bandara sendiri maka bandara khusus tidak boleh digunakan untuk penerbangan komersial terkecuali atas izin Menteri Perhubungan. ”Maka dari itu, karena ada aturan undang-undang dibuat lah surat keputusan untuk mengizinkan penerbangan komersial di Bandara Matak,” jelasnya.

Saat itu, Menteri Perhubungan memberi izin kepada pengelola untuk mengoperasikan Bandara Matak untuk penerbangan komersil. Bila nantinya izin perpanjangan operasional Bandara Matak diperpanjang maka dua bandara yang ada di Kabupaten Anambas bisa dimanfaatkan untuk penerbangan komersil dan keduanya bisa beroperasi bersamaan. (end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here