Izinnya Bangun Resort, Diduga Justru Menambang

0
274
ANGGOTA DPRD Lingga Agus Norman saat menghadiri sosialisasi regulasi perizinan pertambangan dan mineral. f-ISTIMEWA

Anggota DPRD Kabupaten Lingga, Agus Norman mempertanyakan tidak dilanjutnya penyelidikan kasus dugaan pertambangan biji besi Ilegal yang dilakukan PT Bina Perkasa di Pulau Temiang.

LINGGA – Menurutnya, sudah ditemukan fakta perusahaan tersebut telah melakukan penambangan biji besi tanpa izin. ”Penambangan biji besi di Pulau Temiang yang berkedok resort hingga saat ini belum ada kelanjutannya. Padahal sudah jelas tidak mengantongi izin tambang hanya izin membangun resort,” kata Agus Norman saat sosialisasi regulasi perizinan dan ketentuan pertambangan mineral di Gedung Nasional Dabo Singkep, Rabu (12/12).

Dikatakan, pembangunan resort yang dilakukan perusahaan hanya kedok untuk mengambil biji besi. Menurutnya, tindakan itu hanya meninggalkan kerusakan lingkungan di pulau tersebut.

”Jadi harus ada kepastian hukum yang jelas untuk perusahaan yang melakukan penambangan ilegal,” sebutnya.

Selain mempertanyakan hal ini, politisi Golkar ini juga menyayangkan kebijakan pemerintah pusat yang menarik wewenang pemerintah daerah dalam perizinan tambang dan perikanan. Menurutnya perintah daerah nantinya bisa tidak mengetahui dengan benar kondisi daerah yang akan dijadikan pertambangan.

”Regulasi harus dirubah. Harus ada manfaat langsung yang diperoleh masyarakat setempat dan pemerintah daerah untuk pertambangan yang dilakukan,” ucapnya. Hadir dalam sosliasi, Bupati Lingga H Alias Wello dan perwakilan Kementerian Pertambangan. (TENGKU)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here