Jadi Pengusaha Berkat Ilmu di SMKN 4

1
1556
Sulasmi Kepala SMKN 4 Tanjungpinang (berhijab) foto bersama siswanya yang telah memiliki usaha sendiri dan dua guru SMKN 4 Tanjungpinang lainnya, kemarin di sekolah itu.F-andri/tanjungpinang pos

Jurusan IT Sekolah SMKN 4 Tanjungpinang Lahirkan Entrepreneur

Dua lulusan SMKN 4 Tanjungpinang telah menjadi pengusaha muda. Para entrepreneur ini bisa memulai bisnisnya berkat ilmu yang didapat di sekolah itu.

TANJUNGPINANG – Mereka adalah Muhammad Khafi dan Yudistira Zakaria. Siswa Kelas XII ini masing-masing memiliki bidang usaha yang berbeda. Muhammad Khafi memiliki usaha di bidang online. Sedangkan Yusditira Zakaria memiliki usaha percetakan.

”Alhamdulillah, baru dua siswa kita ini yang memiliki usaha sendiri,” kata Kepala SMKN 4 Tanjungpinang, Sulasmi kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (22/3).

Artinya, kata Sulasmi, mereka berdua benar-benar memanfaatkan ilmu pengetahuan yang didapat dari sekolah. Karena SMKN 4 Tanjungpinang berbasis IT. Dan SMKN 4 Tanjungpinang salah satu sekolah yang ditunjuk oleh pemerintah berbasis kewirausahaan. Jadi, ia ingin siswa yang menuntut ilmu di SMKN 4 Tanjungpinang bisa menjadi wirausahawan.

Baca Juga :  Banyak Guru Tak Tertarik Mengajar di Anambas

Jadi, jangan memanfaatkan dunia IT ini ke arah negatif. Tetapi dipergunakan untuk ke arah positif. Seperti untuk usaha salah satu contohnya. ”Alhamdulillah siswa kita sudah buktikan dan berhasil. Dan alhamdulillah, sekarang siswa kita ini sudah punya penghasilan sendiri,” ucap dia.

Muhammad Khafi jurusan rekayasa perangkat lunak kelas XII telah memiliki penghasilan sekitar Rp 20 juta sampai Rp 25 juta per bulan. Penghasilan ini didapat atas kerja kerasnya menjual berbagai macam produk dipasarkan di dunia internet. ”Alhamdulillah, saya sudah punya penghasilan sendiri,” kata Muhammad Khafi.

Baca Juga :  Lis: Pemerintah Siap Bantu Sekolah Swasta

Awalnya, kata dia, dirinya tergiur cerita dari teman abang kandungnya yang memiliki penghasilan sekitar Rp 500 juta per bulan. Penghasilan yang didapat dari berbisnis di dunia online. ”Saya tertarik, langsung saya lakukan sampai sekarang,” ucap dia.

Ia berjanji, siap membagikan ilmu pengetahuan tersebut. Supaya ada entrepreneur muda di Kota Tanjungpinang. Berbeda dengan Yudistira Zakaria jurusan multi media kelas XII yang baru memiliki penghasilan sekitar Rp 900 ribu per minggu. Penghasilan yang didapat hasil dari cetak spanduk, umbul-umbul hingga baliho. ”Sekarang saya sudah cetak di ruko. Dulu saya hanya cetak foto di rumah. Alhamdulillah. Ini perlu disyukuri,” ucap syukurnya.

Baca Juga :  Manfaatkan Guru Honor yang Gajinya Tak Layak

Ia mengaku tidak memiliki guru untuk belajar cetak. Hanya saja, ia terus mencari tahu hingga belajar di dunia percetakan khususnya di bidang desain. Pasalnya, hasil cetak bagus hingga menarik dari desain tersebut.(ANDRI DS)

Loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here