Jadikan Pilkada Ajang Penyampaian Wawasan dan Gagasan

0
443
Calon Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah didampingi Ketua Tim Pemenangan Lima, pengurus partai koalisi Lis-Maya duduk bersama di salah satu kegiatan, kemarin.F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Calon Walikota Tanjungpinang nomor urut 2 H Lis Darmansyah akan menyikapi secara positif, argumentasi serta didukung dengan data-data yang akurat, menanggapi mulai adanya kampanye hitam di masa kampanye saat ini.

Ia juga minta agar Pilkada ini bukan dijadikan ajang memberikan informasi yang bodong, tapi paling tidak Pilkada ini harus dijadikan tempat menyampaikan wawasan dan gagasan membangun Tanjungpinang untuk lima tahun ke depan.

”Ini yang paling penting kita memberikan cara berpolitik yang baik di tengah masyarakat dengan menyampaikan visi dan misi,” kata Lis kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (28/2).

Baca Juga :  Jangan Golput di Pilwako

Sambung dia, bila ia terpilih nanti jadi Walikota periode 2018-2023 nanti, Lis-Maya akan memperdayakan ekonomi dan mempersiapkan lapangan pekerjaan.

Ia juga akan membenahi di sektor wisata. Karena paslon nomor urut 2 ingin jadikan Kota Tanjungpinang adalah kota wisata dan budaya.

Mantan Wali Kota Tanjungpinang ini, kata dia bila telah dilakukan pembenahan sektor pariwisata, secara tidak langsung akan dilakukan perluasan objek wisata di Tanjungpinang. Pasalnya, dengan adanya perluasan wisata secara tidak langsung membuka ruang lapangan pekerjaan di Kota Tanjungpinang yang lebih luas lagi. Kata Lis, objek wisata tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat, misalnya untuk berjualan makanan, minuman hingga suvenir di daerah objek wisata tersebut.

Baca Juga :  Prediksi PDIP Masih Pegang Posisi Ketua DPRD

Sebelumnya, ketua tim pemenang Lis-Maya, Suparno mengatakan, Lis-Maya memiliki program ekonomi berbasis kerakyatan hingga menggali ekonomi di sektor pariwisata. Karena konsep dimiliki Lis-Maya, adalah menciptakan ekonomi yang tumbuh dari kalangan pemuda hingga pelaku usaha kecil menengah yang ada di Tanjungpinang.

Nanti, lanjut Suparno, pelakunya ada dari para usaha kecil menengah yang sudah ada perlu dibantu. Sehingga bisa meningkatkan ekonominya. Kemudian, Lis-Maya masih ingin melihat serta mendengar kebutuhan yang benar-benar diinginkan masyarakat kedepannya. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here