Jadikan Tanjungpinang Kota Entrepreneur

0
323
Suasana Akau Potong Lembu tempat kuliner pada malam hari. f-dok/tanjungpinang pos
Saat ini, sekitar 11 ribu warga Tanjungpinang pengangguran. Baik yang sudah berpendidikan maupun non-pendidikan.

TANJUNGPINANG – Data ini disampaikan Walikota Tanjungpinang H Syahrul berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Salah satu tugas berat pemerintah adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menyediakan lapangan kerja sehingga pengangguran turun, demikian juga dengan kemiskinan.

Anggota DPRD Tanjungpinang, Reni menuturkan, perlu peranan pemerintah memberikan program-program terkait pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Bahkan sudah dimulai dibangun SMP dan SMA sederajat.

Ia menuturkan, program itu bisa dimasukan di beberapa kurikulum pelajaran. Serta tak kalah penting, adanya bantuan dari pemerintah langsung. Mulai dari pelatihan usaha, pembukaan serta bantuan modal usaha.

”Kita perlu tingkatkan pelaku usaha. Program yang perlu dicarikan pemerintah.

Bila tidak ada perhatian tentu akan seperti ini saja,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, kemarin. Reni menuturkan, salah satu janji kepala daerah saat kampanye dulu yaitu memajukan ekonomi kerakyatan, hanya saja menurutnya sampai saat ini belum terlihat programnya.

Ia menyarankan agar di masa pemerintah kepala daerah, ada program unggulan memajukan ekonomi. Ini penting, agar perputaran uang di tengah masyarakat bagus.

”Kita mendukung pelaku-pelaku usaha kecil, menengah dan besar. Bila perlu dibuatkan program center membangun pelaku usaha,” tuturnya.

Menurutnya kini banyak toko di kawasan Kota Lama bahkan yang baru buka di kawasan mal pun tutup, ini disebabkan daya beli masyarakat Tanjungpinang masih rendah.

”Perlu program menggeliatkan ekonomi kerakyatan, tidak hanya sekedar slogan namun program,” paparnya. (DESI LIZA PURBA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here