Jadikan Tepilaut Pusat Ekonomi Kreatif

0
52
Gedung Gonggong berada di kawasan Tepilaut menjadi ikon pariwisata. f-suhardi/tanjungpinang pos

Kawasan Tepilaut Tanjungpinang sudah menjadi objek wisata. Wisatawan bisa menyaksikan mata hari terbenam dari lokasi ini. Tepilaut bisa menjadi tempat yang efektif dalam membangkitkan ekonomi kreatif di Tanjungpinang. Namun, peluang ini belum digarap maksimal.

TANJUNGPINANG – Forum Pengembangan Ekonomi Lokal Kota Tanjungpinang bertekat akan menghidupkan kembali kawasan Tepilaut menjadi tujuan wisata dan pengembangan ekonomi kreatif, melalui kegiatan seni budaya dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Forum Pengembangan Ekonomi Lokal ini terdiri dari berbagai lintas komunitas, pelaku seni dan budaya, UMKM, Genpi, pelaku media sosial bahkan pemerintah Kota maupun Pemprov Kepri.

Ketua Forum Pengembangan Ekonomi Lokal Kota Tanjungpinang Safril Sembiring menyampaikan, banyak ide kreatif dari penggiat usaha serta anak muda yang tergabung di forum tersebut.

Salah satu ide yang muncul, yakni sepakat membangkitkan kawasan Tepilaut menjadi pusat ekonomi kreatif. Dan, sepakat akan menggelar Car Free Night (CFN) setiap pekan di sepanjang Tepilaut.

Kegiatan ini menurut dia, sangat positif, selain menghidupkan kembali nuasa pusat wisata Ibukota dampak lainya, yakni pelaku usaha kecil menengah serta aktivitas seni dan budaya kembali hidup di pusat ibukota.

”Sebenarnya Tepilaut itu punya nilai jual yang cukup tinggi, hanya saja memang tidak ada yang berani menggerak, kenapa tidak kita sama-sama,” ujar Safril.

Pria yang juga ketua Asosiasi Tour and Travel Indonesia Kota Tanjungpinang itu, menyarankan pemerintah Kota Tanjungpinang bisa mendukung serta memberikan kesempatan untuk pelaku usaha yang tergabung di dalam lintas komunitas ini, berperan sama-sama membangun Kota Tanjungpinang.

”Kita berencana memaparkan konsep ini, bersama Pak Efiyar, dan Pak Walikota dalam waktu dekat, besar harapan dapat dukungan penuh,” harapnya.

Senada disampaikan, Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia Tanjungpinang Raja M Syafarullah yang saat ini di sukses mempromosikan bukit kursi Pulau Penyengat dengan cafe warisannya.

Ia menuturkan, saat ini baik pengunjung lokal maupun luar daerah Kepri mulai berbondong-bondong ke cafe warisan di Pulau Penyengat, karena penasaran dengan kemasan yang disuguhkan dari pengelola.

Dirinya berharap ke depan, Tepilaut punya konsep yang menjadikan daya tarik setiap pengunjung yang tidak bosan-bosan ini ke sana. ”Paling tidak, setiap malam itu ada penampilan seni budaya, ada banyak kerajinan kreatif yang di promosikan, ada banyak suguhan yang membuat orang terhibur,” sarannya.

Pemerintah sudah sangat mapan, apalagi segala bentuk fasilitas sudah tersedia mulai dari becak motor siap melayani pengunjung, ditambah lagi suguhan gedung goggong dengan tampilan 3 dimensi yang sudah sangat menghipnotis para pengunjung.

”Kenapa tidak kalau setiap minggu misalnya, kita bebaskan kawasan itu menjadi kawasan khusus pejalan kaki untuk berburu kuliner serta kerajinan kreatif olahan anak tempatan dan dipasarkan,” sarannya demikian. (SUHARDI-ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here