Jadilah Penghasil Ikan Terbesar

0
1167
BERLABUH: Kapal ikan dan kapal barang saat berlabuh di Pelabuhan Penagi, Natuna belum lama ini.f-hardiansyah/tanjungpinang pos

MBS.PRESIDEN JOKOWI bersama mentri kelautan dan perikanan Susi Pudjiastuti 6/9 lalu meninjau pembangunan pelabuhan Perikanan Terpadu Selat Lampa Natuna. Kunjungan itu sejalan dg menyaksikan latihan perang pesawat tempur di areal laut Cina Selatan yg membuat ciut nyali orang asing yg mau coba2 camplok tanah air RI. Setelah pelabuhan Ikan Laut selesai 2017 ini baru melangkah buat Pabrik Ikan Sarden, setidak tidaknya bikin Pabrik Ikan Asin, barulah Kepri dicatat penghasil ikan terbesar yg dapat memasukkan devisa negara dan kesejahteraan masyarakat nelayan, kan begitu Buk Susi?.
+6281364252006

TANGGAPAN:
Mimpi Indonesia untuk menjadi poros maritim dunia terus dibangun. Salah satunya dengan membangun Pelabuhan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di Selat Lampa Natuna. Pelabuhan ini diklaim akan menjadi pusat pelelangan ikan terbesar di Asia Tenggara dan mulai dibangun sejak 2015 lalu.

Baca Juga :  Jalan Wacopek Masih Gelap Gulita

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti pun sudah berkali-kali ke Selat Lampa untuk meninjau progres pembangunan pelabuhan itu.

Saat berkunjung beberapa waktu lalu ke Natuna, Presiden Ri Joko Widodo langsung meminta menjawab pertanyaan masyarakat kapan Pelabuhan Selat Lampa itu rampung.

Menteri yang terkenal nyentrik datang sejumlah agenda di antaranya penyerahan Bantuan Premi Asuransi bagi Nelayan (BPAN) 2017 di Kabupaten Natuna untuk 72 nelayan dengan nilai premi Rp 175.000.

Selain itu, Menteri Susi juga diagendakan akan memberikan Realisasi Klaim Asuransi Nelayan 2016 senilai Rp 160.000.000 (Klaim Pertanggungan Nelayan karena Kematian Alami). Kemudian, menyerahan paket kapal pengangkut ikan 30 GT KM nelayan 2016-02 senilai Rp 2.252.721.800.

Baca Juga :  Bukan Untuk Pelindo

Dan, KM Nelayan 2016-03 senilai Rp 2.252.721.800. Seterusnya menteri Susi juga akan menyerahkan Paket Alat Penangkapan Ikan berupa Bubu Lipat Ikan sebanyak 72 unit senilai Rp 1.971.912.040.

Kemudian dilanjutkan dengan arahan Menteri Susi untuk nelayan dan pemerintah.

Menteri Susi akan membantu nelayan Natuna dengan memberikan kapal tangkap ukuran besar tahun ini. Ukuran kapal itu 5 Gross Tonnage (GT) hingga 10 GT. Informasinya, ada 120 unit tahun ini yang akan dibantu.

Tahun sebelumnya sudah banyak juga bantuan yang diberikan Menteri Kelautan ke Kepri. Selanjutnya Menteri Susi melaksanakan agenda privat bersama keluarganya di Natuna. Pemerintah pusat ingin Natuna sebagai daerah penghasil ikan terbesar di Indonesia. Hasil tangkapan nelayan nanti akan di ekspor. Pemerintah juga ingin mendirikan pabrik pengalengan ikan terbesar. Kondisi listrik di Natuna terus membaik untuk mendukung program pusat yang akan diterapkan di Natuna. (bas)

Baca Juga :  Reklamasi Tugu Pensil

Yenti
Humas Pemkab Natuna, 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here