Jadwal Tes Urine Bocor, 34 Satpol Bolos

0
920

PTT yang Terlibat Narkoba Langsung Dipecat

Sejumlah pejabat setingkat kepala bidang (Kabid) di Satpol PP Pemprov Kepri tiba-tiba menghilang saat disuruh melakukan tes urine, di gedung Aula Kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Selasa (10/10) kemarin. Beberapa di antaranya sudah sempat ngantor. Namun, karena tahu bakal ada tes urine, mereka memilih menghilang.

TANJUNGPINANG – Ada sekitar 34 orang anggota Satpol PP Pemprov Kepri yang tiba-tiba mangkir dengan berbagai alasan ke atasan. Ada juga yang berkilah lagi dinas luar. Rencana, tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri untuk menggelar tes urine itu ternyata bocor hingga secara tiba-tiba banyak aparatur di Satpol yang menghilang.

Kepala Satpol PP Kepri Subandi, mengakui banyaknya anggotanya yang tidak datang. Menurutnya, dari 149 anggota Satpol PP yang terdata bertugas di wilayah Pulau Dompak hanya 115 orang yang menjalani tes urine. ”Selebihnya ada yang mendadak izin sakit, berada di luar kota, serta ada juga yang tidak ada keterangan sampai tes urine oleh BNN selesai digelar,” ucapnya.

Baca Juga :  Kabar Duka, Alfin PKS Meninggal Dunia

Subandi tak menepis adanya kecurigaan anggota BNN terhadap sejumlah anggota Satpol PP yang mangkir dari pengecekan urine kemarin siang.

”Kalau bukan pengguna narkoba, kenapa harus takut untuk ikut tes urine. Ikuti saja sampai selesai supaya ketahuan hasilnya,” jelas Subandi kepada wartawan.

Mantan pejabat di lingkungan Pemkab Natuna itu, menuturkan, selain 149 anggota yang ada di Tanjungpinang, ada 40 orang Satpol pemprov yang bertugas di Kota Batam. Beberapa di antaranya, bertugas mengamankan beberapa kantor dan aset-aset daerah di Batam.

Baca Juga :  Akhir Agustus Pembukaan Seleksi Sekda

”Untuk anggota yang di Batam akan diperiksa juga menyusul dalam waktu dekat,” tambahnya.

Subandi membenerkan, 34 anggotanya yang tak hadir termasuk Sekretaris Satpol PP, hingga tidak mengikuti tes urine. hanay saja Sekretarisnya sedang menjalani masa cuti. Kemudian juga, Kabid Trantib tidak hadir tanpa memberikan keterangan yang jelas.

”Sudah dikabari semua. Anggota juga juga protes ke saya, kenapa masih ada yang tak datang. Padahal, daerah tugas masih di sekitar Tanjungpinang,” ujarnya.

Untuk pegawai yang tak hadir, nama-nama dan jabatannya akan disampaikan ke BKD. Subandi menjelaskan, pelaksanaan tes urine tersebut merupakan salah satu permintaan Sektetaris Daerah yang menghendaki seluruh anggota Satpol PP yang bersih dari narkoba. Sebagai petugas penegakan Perda sudah seharusnya Satpol PP memberikan contoh disipilin kepada masyarakat.

Baca Juga :  Dilempar Broti, Pembalap Liar Tewas

Terakhir, ia menyampaikan, selama kepemimpinan dirinya sudah ada dua anggotanya yang dipecat lantaran terlibat narkoba. Ia menyampaikan, jika sudah melalui proses, lalu masih ditemukan terlibat, maka bukan tidak mungkin akan diproses untuk dipecat.(SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here