Jaga Kondusivitas, Gairahkan Pariwisata

0
207
Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza sedang mengambil sampah kantong plastik di depan ruko yang berada di DI Panjaitan, belum lama ini. F-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

PERIHAL kesejahteraan, nyatanya juga mendapat perhatian dari Raja Ariza. Walau dirinya mengemban amanah sebagai penjabat wali kota hingga usai pemilihan kepala daerah, ia tak menyangkal perlunya kebersamaan seluruh pihak dalam mewujudkan kesejahteraan bagi penduduk kota Tanjungpinang. Kebersamaan yang dimaksudkannya mengenai melaksanakan peran dan fungsinya sesuai dengan ranahnya masing-masing.

Di mata Ariza, ada dua hal yang dapat mengelevasi kesejahteraan kota ke depannya. Pertama, adalah kondusivitas. Menurutnya, ini modal besar yang dimiliki Tanjungpinang. Sehingga kondusivitas ini perlu dijaga bersama. “Kalau tidak kondusif, segalanya bisa berantakan, investasinya, ekonominya, keamanannya, kenyamanannya,” ungkapnya, belum lama ini.

Ia tidak menyangkal bahwasanya satu di antara tugas yang dititipkan Gubernur Nurdin ketika melantiknya adalah menjaga situasi Tanjungpinang tetap kondusif di tengah helatan pemilihan kepala daerah. Karena itu, Ariza dari panggung ke panggung, apel ke apel, undangan ke undangan, sambutan ke sambutan, terus menyuarakan ajakan untuk sama-sama menjaga lingkungan tetap kondusif seiring tahapan Pilkada yang sudah berjalan.

“Jangan mudah terkena hasutan yang berujung pada perpecahan. Percayalah, kondusivitas ini perlu kita jaga bersama-sama,” ujar Ariza.

Lingkungan yang kondusif, sambung Ariza, bisa berdampak besar pada upaya peningkatan kesejahteraan warga kota. Apalagi Tanjungpinang yang, oleh Ariza, anggap punya potensi pariwisata besar. Namun, kata dia, pariwisata tinggallah potensi jikalau lingkungannya tidak kondusif. “Kalau tak kondusif, siapa yang mau datang ke sini,” ujarnya.

Ariza optimistis, Tanjungpinang dengan dua pintu masuk internasionalnya akan menjelma sebagai kekuatan pariwisata baru di Kepulauan Riau. Penataan kota, kondusivitas lingkungannya, komitmen menjaga kebersihan dan kenyamanannya jadi kunci untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan lewat sektor pariwisata yang dikemas lebih inovatif dan kreatif.

“Kalau lingkungannya kondusif, pariwisatanya akan bergairah, dan peningkatan pertumbuhan ekonomi ke depannya bukan lagi mimpi,” ucapnya.

Hengki Suryawan, pengusaha besar di bidang galangan kapal, juga sepakat dengan hal yang disampaikan Ariza. Dalam sambutannya pada perayaan Tahun Baru Imlek, tengah pekan lalu, Hengki mengusung optimisme yang sama. Bahwasanya, kata dia, dalam ke depan perekonomian Tanjungpinang dapat membaik. “Asal lingkungannya kondusif. Sehingga investor juga mau datang ke sini,” ungkap Hengki.

Pilkada, sambung Hengky, tidak boleh menjadi sumber pemecah kesatuan warga Tanjungpinang yang sudah terjalin sejak lama. Ia yakin, kerukunan dan harmoni penduduknya ini yang kelak menjadi kekuatan untuk meningkatkan kesejahteraan melalui program-program inovatif antara pemerintah daerah dan pihak swasta. “Pelan tapi pasti, kita semua bisa melihat pertumbuhan ekonomi akan terjadi di sini,” pungkasnya. (fatih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here