Jaga Potensi Perbatasan Wilayah

0
86
Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno menyampaikan sambutan. f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Staf Teritorial Tentara Nasional Indonesia (Ster TNI) menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) tentang pendalaman potensi perbatasan wilayah nasional. Acara tersebut digelar di Aula Yos Sudarso Markas Komando (Mako) Lantamal IV, Rabu (5/9).

Komandan Lantamal (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno mengatakan, dihadapkan pada perkembangan lingkungan global, regional dan nasional serta persepsi ancaman yang paling mungkin terjadi, TNI harus melaksanakan penangkalan, pencegahan.

TNI juga penindakan terhadap setiap bentuk ancaman dan gangguan, terutama ancaman membahayakan kelangsungan hidup bangsa, kehormatan bangsa, kedaulatan dan keutuhan wilayah.

”Pengamanan perbatasan baik darat, laut dan udara, serta mengantisipasi situasi di wilayah rawan konflik dan pulau-pulau terluar dalam rangka mendukung wilayah pertahanan,” katanya.

Danlantamal menyebutkan, untuk mengeliminasi dan mencegah terjadinya kondisi tersebut, dibutuhkan adanya suatu ketahanan nasional yang kokoh. Sekali kokoh juga harus kuat yang dimiliki oleh setiap anak bangsa.

”Sangat perlu dilakukan kegiatan Komsos TNI secara konsisten dan simultan yang merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yang paling sederhana, cepat dan efektif dalam mencari sosulusi pemecahan permaslahan di wilayah yang dikoordinasikan dan disenegikan antara Satkowil TNI dengan pemerintah dan instansi terkait,” ujarnya.

Sementara itu, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko melalui Paban VI Taswilnas Ster TNI Kolonel Laut (P) Purwanto mengatakan, wilayah perbatasan Indonesia yang terdiri dari wilayah darat, laut dan udara.

Didalamnya juga terdapat pulau-pulau kecil terluar, ini merupakan wilayah strategis sebagai beranda depan negara yang perlu dikelola denga baik, karena memiliki sumber daya alam dan sumber daya nasional yang melimpah.

”Sehingga selain dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat juga secara geopolitik dapat memegang peranan penting dalam kedaulatan negara,” tuturnya.

Namun demikian, sambung dia kondisi kondisi nyata wilayah perbatasan saat ini masih terdapat berbagai potensi kerawanan yang dapat mempengaruhi system pertahanan dan keamana negara.

”Untuk itu pemerintah melakukan pembangunan dari pinggiran dan wilayah perbatasan sebagai beranda depan negara baik secara fisik maupun non fisik.

Bertujuan untuk memanjukan dan menjaga wilayah perbatasan, sekaligus mengeliminir pontensi kerawanan seperti penyeludupan narkoba, illegal logging, illegal fishing, human trafficking,” ujarnya.

Komsos tentang pendalaman potensi perbatasan wilayah nasional tersebut diikuti 100 orang personel gabungan dari Lantamal IV, Korem 033/WP, Lanud RHF, Polres Tanjungpinang, Kesbangpol Provinsi Kepri dan Kota Tanjungpinang, DKP, Bea Cukai, Imigrasi, dan KSOP Tanjungpinang, Badan Karantina, LAM, Camat dan Lurah yang berada di Tanjungpinang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Aspers Danlantamal IV, Aslog Danlantamal IV, Asrena Danlantamal IV dan Kakuwil Lantamal IV serta Kepala Dinas Lantamal IV. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here