Jalan Batubi-Kelarik Tak Dianggarkan Pemprov

0
175
KONDISI jalan menuju Kelarik rusak parah dan tanpa ada perhatian Pemerintah Daerah. f-hardiansyah/tanjungpinnag pos
Proyek lanjutan pembangunan Jalan lintas Batubi-Kelarik luput dari pembiayaan APBD Provinsi Kepri tahun 2019. Padahal, pembangunan jalan tersebut menjadi usulan prioritas masyarakat diwilayah tersebut.

NATUNA – Kondisi ini sontak saja membuat masyarakat Kelarik kecewa. Mereka menilai pemerintah tidak teliti, saat mengawal program tersebut.

”Betul, tahun ini jalan Batubi-Kelarik tidak masuk dalam anggaran Provinsi Kepri,” kata Kadis PUPR Natuna Helmi Wahyuda di kantornya, Rabu (27/3).

Kendati demikian, menurut Yuda, pihaknya akan kembali mengingatkan Pemerintah Provinsi agar lanjutan pembangunan jalan Batubi-Kelarik masuk pada APBD Provinsi Kepri tahun 2020.

”Kabarnya, tahun 2020 akan dilanjutkan kembali. Ini menjadi usulan prioritas. Sebab, ada anggapan dari masyarakat Kelarik, mereka seperti di anak tirikan lantaran pembangunan akses jalan lintas ke daerahnya tidak dibangun,” papar Yuda.

Agar Pemerintah Provinsi tidak kecolongan lagi, usulan itu akan dipertegas melalui Musrenbang Provinsi Kepri tahun 2019.

”Iya nanti kita pertegas di Musrenbang tingkat Provinsi Kepri. Kita berharap demikian supaya aspirasi masyarakat Kelarik terealisasi,” pungkasnya.

Januari lalu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Natuna Marzuki mengaku, kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan dan perlu penanganan khusus dari Pemerintah Kabupaten Natuna.

”Jalan ini merupakan akses masyarakat kita di Kecamatan Bunguran Utara, Menuju Ibu Kota Kabupaten Natuna, Ranai. Jalan ini cukup strategis,” kata Marzuki di tempat kerjanya melalui telepon, Senin (21/1).

Menurutnya, kondisi jalan tersebut tidak mendapatkan perhatian dari sisi anggaran tahun ini baik dari Pemerintah Daerah, Provinsi Kepri maupun Pemerintah Pusat.

”Pembangunan jalan ini tidak teranggarkan dalam APBD 2019 bahkan dalam KUA-PPAS juga tidak ada,” jelasnya.

Hal yang sama juga diakui oleh Kepala Dinas PU Kabupaten Natuna, Tasrif. Ia mengatakan, pembangunan jalan tersebut ditanggung oleh Provinsi Kepri.

Hanya saja tahun ini, Pemprov Kepri tidak menganggarkan untuk kelanjutan pembangunan jalan itu.

Akan tetapi, jalan-jalan lain dapat anggaran dari Pemerintah Pusat.

”Jalan Lintas Kelarik itu urusan provinsi. Tapi tidak dianggarkan tahun ini, yang ada Jalan Lingkar Teluk Buton-Kelarik dianggarkan untuk pembangunan jalan 1 kilometer, saya lupa besaran anggarannya,” kata Tasrif.

Selain jalan Lingkar Teluk Buton-Kelarik, Pemerintah Pusat juga membangun sekitar 9 jembatan di Natuna.

”Tahun ini untuk jalan tidak banyak titik lokasi pembangunannya, karena mereka lagi fokus menyelesaikan jalan Teluk Depeh-Selat Lampa. Untuk semua pembangunan ini, saya kurang ingat jumlah anggarannya,” pungkas Tasrif.

Jalan Lintas Kelarik, merupakan salah satu jalan strategis di Natuna karena saat ini jalan tersebut merupakan satu-satunya jalan penghubung Ibukota Kabupaten Natuna dengan wilayah utara Pulau Bunguran. (HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here