Jalan Desa Rewak Tunggu DAK

0
91
AKSES jalan penhubung Desa Rewak-Dusun Kusik yang sudah diaspal belum lama ini. f-indra gunawan/TANJUNGPINANG POS

Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kepulauan Anambas, kembali mengajukan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk kelanjutan proyek jalan lintas Desa Rewak-Dusun Kusik ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dan Pemerintah Pusat.

ANAMBAS – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kepulauan Anambas Khairul Anwar mengatakan, mengenai akses jalan dari Letung menuju Desa Rewak sudah terakomodir sebelumnya.

Saat ini, pihaknya telah mengajukan ke Kementerian PUPR dengan menggunakan DAK) untuk dapat dianggarkan pembangunan lanjutan akses jalan Desa Rewak menuju Dusun Kusik.

”Insyaallah, tahun 2019 akan ada lanjutan pembangunan akses jalan Desa Rewak menuju Dusun Kusik. Itu sudah diusulkan melalui anggaran DAK,” ungkap Khairul Anwar ditemui, Senin (1/10).

Ia menjelaskan, untuk nilai anggaran tidak bisa disampaikan karena hal itu akan ditentukan oleh Pemerintah Pusat dan Pemda Anambas khususnya Dinas PUPR hanya mengusulkan saja.

Pihaknya mengusulkan sejumlah proyek, dan lanjutan Rewak Kusik itu termasuk di dalam prioritas.

”Nilainya kita tidak sebutkan secara rinci, namun itu sudah di usulkan. Lanjutan jalan itu bagian dari prioritas,” ucapnya.

Ia menyebutkan, semua hal itu perlu di dorong oleh sejumlah elemen masyarakat.

Ia menyebutkan, ketika ditanya panjang jalan itu sekitar 2.5 Km lagi yang di butuhkan dan lebar sekitar 12 meter dan bukan semenisasi tapi aspal dan pembukaan badan jalan.

”Mudah-mudahan tidak ada perubahan dalam usulan kemarin. Untuk panjangnya sekitar 2,5 Km dan lebar sekitar 12 meter. Kita tunggu saja,” tuturnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, Hervint Liu selaku Direktur PT Kreasi Prima Sejati menjelaskan, pekerjaan pembangunan akses jalan sekitar 2,700 Km dari Desa Landak menuju Desa Rewak dengan nilai anggaran sekitar Rp18 miliar.

Ia menambahkan, progres kegiatan saat ini yang terus dikerjakan mencapai 67 persen dan pematangan badan jalan terus dilakukan. Untuk pengaspalan jalan belum bisa dilakukan, dan masih menunggu proses pengerjaan badan jalan selesai.

”Kita terus laksanakan pekerjaan saat ini. Aspal belum lagi, hanya memadatkan badan akses jalan. Kemarin kita kerja lembur hingga malam,” ucap Hervint. Hervint menargetkan, akhir bulan Oktober 2018 pekerjaan itu selesai dikerjakan.

Persoalan ketersedian bahan bangunan tidak mengalami kendala, tapi beberapa waktu yang lalu ada memang dialami kendala proses angkut bahan material dari Kecamatan Jemaja Timur menuju lokasi kerja.

Waktu 10 tahun, bukan waktu yang singkat untum mewujudkan akses jalan itu sejak Anambas dimekarkan

”Kampung kami ini paling tertua yang dijadikan desa di Kecamatan Jemaja, tetapi baru tahun 2018 akses jalan ini dibangun. Sejak kepemimpinan pak Abdul Haris dan Wan Zuhendra, impian seluruh masyarakat kami bisa di wujudkan,” ungkap Darwis, selaku anggota BPD Desa Rewak, Senin (3/9) lalu.(INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here