Jalan DI Panjaitan Dipasang Box Culvert

0
100
Kendaraan melintas di Jalan DI Panjaitan KM 7 dekat SPUB Batu Tujuh yang dilanda banjir, tahun lalu. f-andri/tanjungpinang pos
Masalah banjir yang terus terjadi setiap turun hujan di Jalan DI Panjaitan Km 7 Tanjungpinang dekat SPBU Batu 7 mulai diatasi. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepri akan memasang box culvert atau gorong-gorong beton. Panjangnya sekitar 17 meter dan lebar 2 meter serta tinggi 2 meter.

TANJUNGPINANG – Jalan tersebut nanti akan dibelah dua saat pemasangan box culvert. Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Kepri 2019. Kisaran Rp800 juta sampai Rp900 juta. Proyek tersebut mulai di lelang Mei ini.

Pekerjaannya dilakukan Pemprov Kepri karena di Tanjungpinang satus jalan ada tiga yakni, jalan nasional, jalan provinsi dan jalan kota. Jalan nasional adalah jalan lintas utama.

Di Tanjungpinang, Jalan DI Panjaitan salah satu yang berstatus jalan nasional dan beberapa ruas jalan lainnya. Secara keseluruhan masih ada 14 titik banjir di Ibukota. Diantaranya, Kawasan Cendrawasih, Sidojasa, Sidojadi, Sulaiman Abdullah, Jalan Pemuda, Suka Berenang, Kawasan Taman Harapan Indah, New City Bintan Plaza, Jalan Sri Andana, Kuantan, Pasopati atau kawasan bandara, Tugu Tangan dan Bandara Asri Jalan Nusantara.

Seperti Jalan Pemuda misalnya, meskipun sudah di revitalisasi drainasenya dengan anggaran menelan biaya Rp7,99 miliar tetap saja banjir, namun tidak separah sebelum direvitalisasi.

Andoko, Kepala Seksi (Kasi) Preservasi Jalan dan Pemeliharaan Jembatan Dinas PU Provinsi Kepri mengatakan, pemasangan box culvert tersebut salah satu bentuk upaya serta keseriusan Dinas PU Provinsi Kepri, untuk menangani banjir yang melanda di Ibukota Provinsi Kepri.

”Bulan Mei ini baru kita lelang. Bisa dilihat di LPSE Provinsi Kepri,” kata kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (2/5).

Setelah itu, diperkirakan antara Juni atau Juli, peserta pemenang lelang mulai mengerjakan hingga pasang box culvert di Jalan DI Panjaitan Km 7 Tanjungpinang tepatnya didekat SPBU. Pengerjaan pemasangan box culvert diperkirakan akan berakhir antara Oktober atau November 2019. Karena pengerjaan penanganan banjir tersebut, harus diselesaikan pada 2019 ini.

”Tahun ini harus selesai,” sebut dia.

Pemko juga menganggarkan penangganan banjir di Kota Tanjungpinang. Mulai Mei juga akan dilelang. (ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here