Jalan Gelap, Pengendara Jatuh ke Jurang

0
175
EMAN saat diberikan perawatan setelah mengalami kecelakaan sepeda motor dan masuk ke jurang. F-INDRA GUNAWAN/TANJUNGPINANG POS

Seorang pemuda di Desa Tarempa Timur, Kecamatan Siantan terpental dari sepeda motor yang dikendarainya dan masuk ke jurang di Jalan Tanjung Momong menuju ke Kota Tarempa. Penyebabnya, akses jalan itu masih minim penerangan lampu jalan dan belum ada pagar pengaman.

ANAMBAS – HAL itu dialami Eman (27) yang tiba-tiba hilang kendali ketika melintas jalan itu sekitar pukul 19.00WIB. Beruntung korban cepat dibawa ke puskesmas terdekat untuk dilakukan pengobatan dan perawatan setelah kecelakan masuk ke jurang.

Akibatnya, korban mengalami luka ringan dibagian kaki, tangan dan kepala mengalami bengkak namun tidak berdarah. Saat terjatuh ke jurang, korban sempat tidak sadarkan diri beberapa jam.

”Pemuda yang jatuh dijurang tepi jalan Tanjung Momong menggunakan sepeda motor. Alhamdulilah, korban sudah sadarkan diri dan kini masih dirawat di Puskesmas Tarempa,” kata Rizki, selaku anggota Polres Anambas yang bertugas di Pos Tim Sar, Senin (8/1).

Rizki menjelaskan, saat itu ia bersama dua orang anggota lainnya turun ke lokasi setelah mendapat laporan dari warga yang mendatangi Pos Sar Sabtu (6/1) malam kemarin.

Korban diketahui terpental cukup jauh, dan sebelum motor yang dikemudikannya jatuh ke celah batu di sekitar jalan itu. ”Korban selanjutnya di bawa ke Puskesmas Tarempa untuk mendapat pertolongan dan pengobatan,” ungkap Rizki.

Sementara itu, Kapolsek Siantan AKP Yudha Surya Wardana membenarkan kejadian tersebut. Yudha menyampaikan, bahwa korban diketahui hendak mengantar gerinda dari rumahnya yang berlokasi di Antang Desa Tarempa Timur menuju SMPN 1 Siantan sekitar pukul 19:00 WIB.

Saat itu, lanjut Yudha, korban pun sempat tidak sadarkan diri saat sepeda motor yang dikendarainya terjatuh di pertengahan jalan Tanjung Momong itu. ”Dari penuturan korban setelah sadar, sekitar pukul 19:30WIB Amiruddin Ketua RW datang ke rumah warga dan membawa korban ke Puskesmas Tarempa untuk mendapat perawatan medis,” sebut Yudha.

Yudha menambahkan, akses jalan itu memang masih minim penerangan jalan dan pagar jalan juga masih kurang. Ia juga berharap agar kepada warga lainnya agar dapat lebih berhati-hati lagi ketika melintas jalan tersebut. Selain itu, ia mengimbau pengendara tidak mengendarai sepeda motor dengan kecepatan yang tinggi baik pada waktu siang maupun malam.

Paarahnya lagi, korban juga tidak menggunakan helm ketika mengendarai sepeda motornya. ”Warga ketika membawa sepeda motor harus lebih waspada dan kelengkapan kendaraan harus digunakan seperti helm dan kondisi fisik sepeda motor juga harus sering dirawat. Mudah-mudahan tidak ada lagi kecelakaan yang serupa kedepannya,” tutupnya.(INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here