Jalan Kampung jadi Babak Belur

0
430
RETAK: Kondisi jalan yang retak setelah dilalui alat berat. F-ISTIMEWA

ANAMBAS – Kondisi ruas jalan di Desa Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah mengalami keretakan karena dilalui alat berat yang melintas. Tentu hal ini membuat masyarakat sekitar berang, lantaran jalan yang sudah dibangun rusak lagi.

Hanafi, satu di antara warga sekitar sekaligus sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tingkat kecamatan mengatakan, kondisi jalan yang rusak menimbulkan retak dan pecah-pecah. Hingga saat ini pihak kontraktor belum melakukan perbaikan.

Tidak dipungkiri pengendara kendaraan sepeda motor merasa tidak nyaman ketika melintasi jalan tersebut. ”Mestinya mereka ketika membawa alat berat di jalan yang dilaluinya harus menggunakan papan sebagai alas rantai alat berat itu, agar jalan tidak rusak.

Pihak kontraktor harus tanggung jawab dengan jalan yang rusak tersebut,” ungkap Hanafi, Ketua KNPI kecamatan kepada wartawan ketika dihubungi, Kamis (5/10).

Ia juga mengatakan, padahal pemerintah daerah telah membangun jalan yang menjadi sarana lalu lintas masyarakat setempat. Ia berharap kepada Pemda khususnya dinas terkait dapat menindaklanjuti terhadap kontraktor yang memiliki alat berat tersebut dan meminta mereka memperbaiki jalan yang dirusaknya.

”Jalan itu baru dibangun tahun 2017 kemarin oleh Pemda. Dinas PU harus memberi teguran kepada kontraktor, harus diperbaiki secepatnya jalan itu,” ucapnya.

Ia menambahkan, jika Pemda yang akan membangun kembali, tentu akses jalan itu akan menjadi lebih rusak parah karena terlalu lama realisasi perbaikannya. Tentunya Pemda harus mengikuti mekanisme dalam menganggarkan suatu proyek atau perbaikan jalan. (end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here