Jalan Layang Simpang Kabil Dibangun Tahun Ini

0
924

Anggaran dari Kementerian PU  

Batam- Kementerian Pekerjaan Umum kembali mengalokasikan anggaran pembangunan fly over atau jalan layang Simpang Kabil Batam di APBN 2017.

Adapun anggaran yang dialokasikan tahun 2017 ini sekitar Rp 26,4 miliar. Sedangkan total biaya untuk pembangunan fly over tersebut mencapai Rp 349,25 miliar secara bertahap.

Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Dirjend Perbendaharaan Negara Provinsi Kepri, Taufik mengatakan, tahun 2016 lalu sekitar Rp 40 miliar sudah dialokasikan untuk pembangunan fly over simpang Kabil, Batam.

”Namun, karena belum dapat izin penganggaran multiyears, makanya ditunda. Tahun ini dianggarkan kembali,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, akhir pekan kemarin.

Selain itu, dari APBN dialokasikan juga sekitar Rp 90,532 miliar untuk lanjutan pembangunan fly over Simpang Jam, Batam. Pembangunan fly over Simpang Jam itu sendiri akan dirampungkan akhir tahun ini.

Pekerjaan pembangunan jalan layang (fly over) di Simpang Jam Baloi sudah mencapai 52 persen. Kepala Satuan Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI di Kepri, Andre Sirait mengatakan pekerjaan pembangunan ditargetkan selesai akhir tahun ini.

”Sekarang baru sampai pilar sisi kiri. Untuk sisi kanan jembatan, rencananya Juni baru mulai,” kata Andre, baru-baru ini.

Ia mengatakan desain jalan layang ini nantinya akan kaya dengan nuansa Melayu. Muatan lokal pada ornamen jalan layang dibuat sesuai permintaan pemerintah daerah.

”Kita lagi hitung dananya, cukup atau tidak kalau adopsi semua. Kalau tidak cukup, mungkin bertahap dulu,” kata dia.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdako Batam, Ardiwinata mengatakan dalam memilih motif Melayu yang dipakai di jalan layang ini Pemerintah Kota Batam meminta pendapat langsung dari Lembaga Adat Melayu Kota Batam.

Saat ini ornamen Melayu sudah mulai tampak pada dinding jalan. Motif setampuk manggis terlihat dari susunan batu berwarna abu-abu.

”Nanti juga akan ada motif lebah bergayut, julur kacang, dan akan dibuat relief perahu langlang laut. Nuansa Melayu juga akan tampak dari pilihan warna, kuning, hijau, khas Melayu,” ujarnya.

Fly over ini merupakan jalan layang pertama di Batam. Dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan anggaran tahun jamak sebesar Rp 180 miliar.

Pemenang lelang pembangunan adalah PT PP (Persero). Jalan layang ini memiliki panjang 165 meter dan lebar 32,2 meter. (mas/net)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here