Jalan Licin, Sekeluarga Terpental di Aspal

0
470
TANPA PENUTUP: Dua lori pengangkut tanah terus beroperasi tanpa penutup muatan. Ini mengakibatkan jalan raya menjadi licin saat basah dan berdebu ketika kering. F-ALRION/TANJUNGPINANG POS

Karimun – KELUARGA Amri (62) beserta istri dan 2 anaknya menjadi korban kecelakaan di Jalan Bukit Tembak, Meral, Karimun, Selasa (21/2). Kecelakaan terjadi akibat jalan licin, bekas tanah yang tumpah dari lori lalu disiram air oleh pihak pemesan tanah yang dimuat lori tersebut.

Amri dan istrinya mengalami luka di tangan dan kaki, sedangkan anaknya berusia 1 tahun 8 bulan mengeluarkan darah dari telinga, anak perempuan mengalami luka di tangan.

”Saya terkejut ketika tiba-tiba lori bermuatan tanah hendak menyeberang menuju lahan timbunan tanah. Saya langsung tekan rem depan dan langsung terjatuh karena jalan bercampur tanah dan basah akibat disiram,” jelasnya.

Ia berharap Dinas Perhubungan Karimun mengintruksikan pihak perusahaan untuk memperhatikan keselamatan pengguna jalan.

Kadis Perhubungan Karimun Fajar Harison mengatakan telah menertibkan sopir lori pengangkut tanah di Bukit Tembak. Dengan menutup muatan tanah agar tidak mengenai pengguna jalan lainnya.

”Harus ada petugas di persimpangan untuk menjaga kendaraan,” jawab Fajar.

Ketika ditanya akibat jalan disiram dan jalan menjadi licin lalu menimbulkan korban. Fajar mmeinta agar pemerintah tidak disalahkan terkait hal ini.

Pantauan Tanjungpinang Pos, sopir lori bermuatan tanah masih mengangkut tanah tanpa penutup. Tampaknya himbauan Dinas Perhubungan (Dishub) Karimun untuk menutup tanah tidak dihiraukan beberapa orang sopir lori. Padahal kondisi ini telah menimbulkan korban kecelakaan lalu lintas. (ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here