Jalan Pelabuhan Sejuba Memprihatinkan

0
207
SEORANG warga ketika melihat kondisi Pelabuhan Sejuba yang kondisinya memprihatinkan. f-hardiansyah/tanjungpinang pos
Akses jalan utama menuju pelabuhan Sejuba, desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur butuh perbaikan. Hal ini untuk menunjang akses mobilisasi hasil tangkapan nelayan.

NATUNA – Bahtiar warga Kampung Sejuba, menuturkan, dahulu pelabuhan Sejuba menjadi akses utama nelayan untuk bongkar muat hasil tangkapan sekaligus sebagai tempat tambatan perahu nelayan.

Akan tetapi, akses jalan menuju pelabuhan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

”Hal ini menjadi kendala tersendiri bagi nelayan untuk mengangkut ikan,” kata Bahtiar ditemui di pelabuhan Sejuba, Selasa (8/1) kemarin.

Kata dia, akses jalan menuju pelabuhan saat ini sebagian sudah di beton bertulang.

Namun, lebar jalan hanya cukup untuk kendaraan tosa. Sedangkan, untuk akses kendaraan roda empat, lebar jalan sekitar 3 meter.

”Ini yang masih jalan tanah sekitar 15 meter lagi. Jarak pelabuham dengan jalan aspal sekitar 100 meter,” ungkapnya.

Selain akses jalan, kata Bahtiar, di Pelabuhan Sejuba juga belum memiliki rumah tunggu.

Padahal bangunan ini sangat diperlukan, sebagai tempat istirahat nelayan sebelum berangkat melaut bahkan sepulang dari melaut.

”Kita berharap, pemerintah daerah bisa turun kelapangan dan cek lokasi. Banyak fasilitas yang perlu di tambah agar pelabuhan Sejuba ini kembali ramai seperti dulu,” tutupnya.

Diketahui pelabuhan Sejuba dibangun oleh dana PNPM Mandiri dengan dana sebesar Rp370 juta tahun anggaran 2014.

Panjang pelabunan 75 meter, dengan lebar 2,8 meter dan panjang T 25 meter lebar 4,3 meter.

Akibat akses jalan yang tidak memadai, sebagian nelayan harus bongkar muat ikan di pelabuhan Tanjung. (HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here