Jalan Protokol di Bincen Rusak Parah

0
646
SEJUMLAH pengendara sepeda motor mengindari jalan berlubang di Jalan DI Panjaitan Km 9, Tanjungpinang.f-andri/tanjungpinang pos

PU Kepri Siapkan Rp 800 Juta

TANJUNGPINANG – JALAN protokol di kawasan Bintan Centre, Batu Sembilan, Tanjungpinang yang merupakan kewenangan Pemprov Kepri rusak parah dan berlubang. Jalan berlubang terlihat di sepanjang Jalan Nusantara Km 14 arah Kijang, Km 13, Km 12 dan Jalan DI Panjaitan Km 10 (Bincen), Km 9 hingga Km 8 Tanjungpinang.

Jalan berlubang ini sangat berbahaya khusus bagi kendaraan roda dua, yang melintasi di jalan tersebut. Sejumlah pengendara sepeda motor sudah mengalami laka lantas, dan jatuh akibat jalan rusak itu.

”Itu jalan rusak sangat bahaya sekali. Ya, kalau tidak kenapa-napa. Kalau sempat terjadi tabrakan beruntun, siapa yang disalahkan nanti,” kata Dodi, salah satu pengendara sepeda motor saat berbincang dengan Tanjungpinang Pos, Minggu (20/5).

Baca Juga :  Pengadilan Tinggi Pekanbaru Tolak Pengajuan Banding H Dahnoer

Dodi yang mengaku tinggal di Jalan Cendrawasih, sangat prihatin dengan kondisi jalan di Tanjungpinang, yang sering berlubang. Baik jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Kepri, maupun tanggung jawab dari Pemko Tanjungpinang sendiri. Jalan yang rusak parah ini diduga akibat kualitas aspal yang tidak bagus, dan bisa juga karena genangan air yang disebabkan banjir. Atau, bisa jadi dari pengerjaan pengaspalan jalan yang asal-asalan.

”Ini yang kita bingung menjadi masyarakat awam. Kok sering jalan di Tanjungpinang ini hancur dan rusak parah. Diperbaiki, bagusnya cuma sebentar, habis tu rusak lagi,” ucap dia.

Baca Juga :  Forum RT-RW Ikut Sukseskan Imunisasi MR

Sebelum jalan diaspal, pria (25) menyarankan, pemerintah untuk mengawasi bahan baku yang digunakan untuk mengaspal jalan tersebut. Mulai dari aspal hingga campuran yang diberikan. ”Ini perlu dan harus diawasi. Kalau tidak, saya yakin bakal berlubang terus-terusan,” sebut dia.

Sebelumnya, Kepala Seksi (Kasi) Preservasi Jalan dan Pemeliharaan Jembatan Dinas PU Provinsi Kepri, Andoko mengatakan, pihaknya sudah melakukan penelusuran jalan berlubang di Tanjungpinang, pada Maret 2018 lalu. Penelusuran jalan berlubang khusus di jalan protokol, yang menjadi tanggung jawab Dinas PU Provinsi Kepri. Setelah itu, baru dilakukan pengerjaan.

Baca Juga :  Warga Hiasi Laut Sambut Sembahyang Keselamatan

Pengerjaan yang dilakukan, mulai dari menggali jalan yang sudah berlubang. Artinya, jalan berlubang tersebut di rapikan terlebih dahulu. Setelah itu, lanjut Andoko, jalan tersebut langsung diberikan beton bertulang. Agar kondisi tersebut akan kuat. Lalu, jalan tersebut langsung diberikan aspal. Supaya jalan berlubang yang sudah tertutup bisa sama dengan aspal lainnya.

”Perawatan kita di tahun 2018 sebesar Rp 800 juta. Ya, mudah-mudahan cukup anggaran perawatan kita,” sebut Andoko saat dikonfirmasi oleh awak media ini. (ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here