Jalan Raya Kembali Menelan Korban

0
643
Warga yang melintas menolong mendirikan motor korban.f-istimewa

TANJUNGPINANG – Jalan raya kembali menelan korban. Seorang bocah bernama Fito Alfito Dinofa (9) meninggal dunia setelah terjadi kecelakaan maut bersama ibunya Kiki Ernawati (40), warga Komplek Pertamina RT02/RW02, Kelurahan, Batu IX, Tanjungpinang Timur.

Sepeda motor Yamaha Mio GT warna hijau tua BP 5075 XX yang dikendarai Kiki ditabrak mobil Pikap Box warna Hitam bernomor polisi BP 8173 QT yang dikendarai Lorensius Loli (43). Kejadian maut ini terjadi di Jalan WR Supratman dekat simpang SMPN 12 Tanjungpinang, Kamis (7/6) pagi.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Tanjungpinang Ipda Ridwan membenarkan adanya kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa di jalan raya.

Baca Juga :  Libur Sekolah, Polisi Mulai Razia Tempat Hiburan Malam

Kronologis kejadiannya, sambung dia saat sepeda motor dikendarai Kiki dengan membawa penumpang Fito berjalan dari simpang SMPN 12 Tanjungpinang hendak berbelok melewati pulau jalan bukan u-turn yang tidak diperuntukannya. Sementara itu, mobil pikap datang dari arah yang bersamaan datang hendak menuju ke arah trafick Tugu Tangan Tanjungpinang. ”Jadi, tabrakan tak bisa dielakkan lagi. Mobil langsung menabrak bagian belakang motor,” katanya.

Ridwan menjelaskan, saat tabrkan berlangsung sepeda motor bersama korban langsung terpental sejauh empat meter. Akibat terpental itu, korban Fito diduga mengalami benturan dengan keras sehingga menghembuskan napas terakhirnya. Sedangkan korban Kiki hanya mengalami luka ringan. Namun, Kiki langsung syok mengetahui putranya meninggal dunia.

Baca Juga :  Telaten Bergaya RA Kartini

”Korban meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib. Di rumah sakit ibunya tak kuasa mengetahui anaknya meninggal dunia,” sebutnya.

Lanjut, kata Ridwan, untuk saat ini kendaraan yang terlibat sudah diamankan di Mapolres Tanjungpinang guna pemeriksaan lebih lanjut. Dia menyampaikan dalam kejadian ini belum ada menetapkan tersangka karena ibu korban belum bisa dimintai keteranga.

”Kita telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti. Tersangka belum ada, kita masih menyelidiki kasusnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Pasien Membeludak, Dokter Tidak Diruangan

Menurutnya, selama Ramadan berlangsung sudah ada dua nyawa yang melayang karena kecelakaan. Untuk menghindari kecelakaan, Ridwan mengimbau, kepada pengendara di Tanjungpinang untuk tetap berhati-hati saat berkendara. Kemudian, pengendara harus mematuhi aturan lalu lintas. Bagi pengendara sepeda motor harus menggunakan helm saat berkendara. Sebab, jika mengabaikan aturan akan berakibat fatal saat mengalami kecelakaan. ”Jangan sampai lengah saat berkendara. Terpenting harus patuh lalu lintas,” ujarnya. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here