Jalan Sempit, Hak Pejalan Kaki Terabaikan

0
791
JALAN SMEPIT: Para pengendara mengeluhkan jalan yang sempit.F-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Kepala Dinas (Kadis) Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM dan PTSP) Kota Tanjungpinang, Hamalis mengatakan, kios yang berada di kawasan Bincen tidak mengikuti Garis Sempadan Jalan (GSJ). Hal ini karena seluruhnya dibangun oleh developer itu sendiri. Kawasan itu harusnya menjadi akses pembeli dan penjual saja. Bukan untuk masyarakat umum, seperti yang sekarang.

Sebelumnya Kadis PU Kota Tanjungpinang menurutkan, jalan tersebut menjadi kewenangan Pemko karena sudah ada penyerahan aset ke Pemko. Secara aturan harusnya, minimal GSJ sekitar 8 meter. Realisasiknua di kawasan itu, tidak sampai lima meter jarak antarpinggir jalan dengan As jalan.

Baca Juga :  Pengunjung Penyengat Membeludak

Warga banyak mengekluh jalan yang sempit selain rawan kecelakaan juga hilangnya hak pejalan kaki. Hamalis menuturkan, perlu diketahui, bahwa akses jalan umum yang sering digunakan hingga dimanfaatkan pengendara saat ini, dibuat oleh developer itu sendiri. Mulai dari pembuatan akses jalan hingga pengaspalan jalan umum tersebut.

Tak hanya itu, developer juga akan merawat ekses jalan tersebut, apabila terjadi kerusakan jalan, seperti berlubang dan sebagainya. ”Tidak ada masalah kios itu dibangun dekat dengan akses jalan. Karena developer itu buat jalan sendiri,” kata Hamalis kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (5/9).

Baca Juga :  Pemko Evaluasi Petugas Kebersihan

Dengan tegas, ia mengatakan, developer tersebut belum menyerahkan akses jalan umum ke pemerintah, dalam hal ini Pemko Tanjungpinang. Biasanya, developer juga akan menyerahkan aset jalan tersebut ke pemerintah. Sehingga nantinya ditanggung pemerintah, apabila ada kerusakan jalan dan sebagainya. ”Ini belum ada diserahkan aset jalan tersebut,” sebut dia dengan tegas.

Hal ini dibantah langsung dengan General Manager (GM) PT Sinar Bahagia Grup, Triyono saat dikonfirmasi. Dengan tegas, ia mengatakan, pihaknya sudah menyerahkan aset jalan raya tersebut ke Pemko Tanjungpinang. ”Memang secara resmi kita belum. Ini kita sedang melengkapi berkas yang diminta oleh Pemko Tanjungpinang,” kata Triono.

Baca Juga :  Warga Air Raja Butuh Pembangunan Infrastruktur

Kalau belum diserahkan, tanya dia, kenapa Pemko Tanjungpinang sudah melakukan kegiatan, seperti pengaspalan di jalan tersebut. ”Kita hanya menyiapkan badan jalan saja, pemerintah yang mengaspal jalan tersebut,” sebut dia. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here