Jalan Teluk Depeh-Selat Lampa Dibuka

0
667
Jalan tembus Teluk Depeh-Selat Lampa saat pengerjaannya sedang berlangsung. F-HARDIANSYAH/tanjungpinang pos

Pemerintah Kabupaten Natuna tahun akan membuka jalan yang menghubungkan Teluk Depeh, Desa Cemaga Selatan di Kecamatan Bunguran Selatan ke Pelabuhan Centra Perikanan yang berlokasi di Selat Lampa.

NATUNA – Sekretaris Daerah Natuna Wan Siswandi mengatakan, jarak Teluk Depeh, Desa Cemaga Selatan, Kecamatan Bunguran Selatan ke Pelabuhan Centra Perikanan Selat Lampa di Kecamatan Pulau Tiga sepanjang 8 Kilometer. Sehingga, jalan tersebut ditargetkan selesai juga tahun ini.

Proyek APBN itu, saat ini dalam proses pekerjaan seperti pelebaran dan pemangkasan jalan. Rencananya, juga akan ada peledakan bukit yang nantinya akan menghubungkan Kampung Teluk Depeh dengan Pelabuhan Centra Perikanan.

Baca Juga :  Warga Tak Semangat Ikut Vaksinasi MR

Ditinjau dari sisi perekonomian, Sekda Wan Siswandi meyakini bahwa jalan tembus tersebut akan berimbas pada peningkatan perekonomian masyarakat. ”Jika akses jalan ini sudah tembus ke Pelabuhan central perikanan, seperti yang saya utarakan tadi, perekonomian dua desa ini akan meningkat,” ujar Wan Siswandi di kantor Bupati Natuna, Senin (4/6) kemarin.

Lebih lanjut, Siswandi menyampaikan, bahwa pembangunan jalan Setengar-Teluk Depeh sudah sosialisasi pembebasan lahan. ”Kami baru selesai melakukan sosialisasi dengan masyarakat Setengar dan Teluk depeh, terkait ganti rugi lahan masyarakat, yang terkena imbas pembangunan jalan tembus Setengar-Teluk Depeh,” paparnya.

Baca Juga :  Harga Ikan dan Daging Masih Stabil

Masyarakat menyambut baik atas pembangunan jalan tersebut, dan terkait harga sudah disosialisasikan kepada masyarakat dan tidak ada masalah. Dalam hal ini, Pemkab Natuna bukan sebagai penentu harga tanah.

Harga tanah milik masyarakat, akan dikaji sesuai NJOP oleh Tim Apresial dari Provinsi Kepri. ”Biasanya, harga tanah tidak pernah lebih dan tidak pernah kurang dari harga standar. Nanti kita lihat berapa harga yang diterapkan oleh Tim Apresial,” sebut Siswandi.

Selain lahan, pada pembangunan jalan tersebut juga berimbas pada rumah warga dan proses ganti rugi akan dinegosiasikan dan tidak ada yang saling memberatkan. ”Semua pihak sudah berembuk, semoga tidak ada kendala, sehingga pekerjaan bisa selesai tahun ini,” tutupnya. (HARDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here