Jalankan Pilkada Tanpa Isu Sara

0
567
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun diskusi dengan Mendagri Tjahjo Kumolo usai mengikuti Rakornas Persiapan Pilkada Serentak di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (20/2).f-istimewa/humas pemprov kepri

JAKARTA – Menjelang Pilkada serentak di Indonesia, 27 Juni nanti, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Rapat Koordinasi Nasional Persiapan Pilkada Serentak di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (20/2).

Peserta rakornas tersebut dihadiri kepala daerah provinsi, kabupaten, kota yang menggelar pilkada. Selain itu, turut hadir Ketua KPU Provinsi dan Ketua Bawaslu Provinsi.

Dari Kepri, turut hadir Gubernur Kepri H Nurdin Basirun dan Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza.

Dirjend Otonomi Daerah Kemendagri, Sumarsono, mengatakan, rakornas itu diselenggarakan sebagai upaya memperkuat soliditas pemerintah pusat, pemerintah daerah, KPU, dan Bawaslu dalam mengawal Pilkada Serentak 2018.

Ia mengingatkan agar Pilkada serentak 2018 ini harus dilakukan dengan sehat tanpa isu SARA. Pilkada harus jujur tanpa politik uang serta pilkada yang menggembirakan. Semua harus menjalankannya dengan rasa persaudaraan. ”Kami semua bersaudara,” ujarnya di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat.

Ditegaskannya, peran pemerintah pusat dan daerah diperlukan sebagai upaya mengantisipasi permasalahan yang dikhawatirkan timbul karena gesekan horizontal di antara calon peserta maupun pendukung pasangan calon.

Dia menjelaskan, optimalisasi dukungan pemerintah pusat dan daerah dalam memetakan potensi konflik disertai koordinasi intensif dengan aparat penegak hukum menjadi hal yang perlu dikedepankan. Sehingga dapat meminimalisir potensi dan dampak yang ditimbulkan dari gesekan horizontal di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Syahrul-Rahma Mendaftar ke KPU

Setidaknya ada tiga tujuan diselenggarakan rapat itu. Pertama, menguatkan kembali substansi dalam memperkuat upaya pencegahan korupsi menjelang Pilkada. Memperkuat upaya transparansi dan akuntabilitas dana hibah Pilkada dan memperkokoh netralitas birokrasi.

Kedua, mengonsolidasikan segenap aparat pemerintah, Pemda, TNI, Polri, KPU, Bawaslu dalam menjaga kelancaran saat kampanye, jelang pencoblosan, penghitungan suara, pengumuman hasil dan penanganan hasil sengketa serta pengawalan jika terdapat Pilkada susulan atau Pilkada ulang.

Ketiga, membangun dan menyebarluaskan semangat kebebasan berdemokrasi kepada semua pihak untuk menerima hasil Pilkada secara wajar, siap menang, siap kalah, dan lebih mengedepankan hukum dalam sengketa proses Pilkada.

Rakornas ini dibuka Menkopolhukam Wiranto. Ia mengatakan, Pilkada serentak akan diselenggarakan di 171 daerah di Indonesia.

Wiranto mengajak seluruh elemen yang terlibat dalam proses pemilihan umum ini harus bertanggungjawab dalam menjalankan tugasnya. ”Setiap elemen harus sadar akan tugasnya. Ini milik kita bersama, kehormatan bangsa kita pertaruhkan,” kata Wiranto.

Pilkada Tanjungpinang Harus Berjalan Santun
Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin menginginkan agar pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Tanjungpinang sebagai satu-satunya daerah yang menyelenggarakan Pilkada di Kepulauan Riau bisa berjalan dengan santun, damai dan tidak anarkis.

Baca Juga :  Jokowi Ingin Batam Dikembangkan Maksimal

Adapun untuk wewujudkan hal tersebut dibutuhkan kerja sama semua pihak. Baik penyelenggara Pilkada yakni KPU dan Bawslu, peserta Pilkada yakni para pasangan calon (Paslon) hingga masyarakat baik itu pemilih, pengusung maupun pendukung.

”Saya yakin Pilkada di Tanjungpinang akan berjalan lancar karena memang itu yang kita inginkan bersama,” kata Nurdin usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Selasa (20/2).

Masing-masing tim sukses dari setiap pasangan calon diminta mengikuti peraturan yang sudah dibuat oleh KPU. Paslon harus berlomba-lomba beradu program, ide dan gagasan untuk membangun daerah.

Dari situlah nanti masyarakat akan menilai program yang mana yang lebih baik. Dan tidak justru melakukan money politic (politik uang), saling menyebarkan berita hoax, adu domba dan sebagainya.

”Zaman sekarang sudah tidak begitu lagilah. Masyarakat kita sekarang sudah cerdas. Masyarakat pasti akan memilih yang terbaik untuk kemajuan daerahnya. Untuk itu kita semua harus bekerjasama dan saling mengingatkan. Mari kita sama-sama sukseskan Pilkada serentak di Tanjungpinang,” kata Gubernur.

Baca Juga :  Nurdin Minta Bantu Yusril Ihza Mahendra

Di samping itu Gubernur juga mengingatkan agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) bersikat netral dan profesional, alias tidak terlalu memperlihatkan diri mendukung salah satu pasangan calon tertentu. Apalagi sampai ikut kampanye.

Untuk ASN bersikap saja netral. Gunakan hak suaranya di bilik suara, bukan untuk mempengaruhi masyarakat agar memilih calon tertentu. Pada intinya, jika semua peraturan dan tahapan Pilkada kita ikuti dengan baik dan tertib, Insya Allah hal-hal yang tidak diinginkan bisa kita hindari,” kata Nurdin.

Sementara itu Penjabat Wali Kota Tanjungpinang H. Raja Ariza mengatakan jika dia sangat yakin masyarakat Tanjungpinang bisa menentukan pilihan terbaiknya untuk Tanjungpinang yang lebih baik ke depannya.

”Masyarakat Tanjungpinang sudah pada cerdas. Saya yakin mereka sudah memiliki pilihan siapa yang layak memimpin Tanjungpinang ke depan. Yang penting kita semua harus komitment untuk mewujudkan Pilkada di Tanjungpinang yang damai dan bahagia,” ujar Raja Ariza singkat. (mas/ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here