Jangan ada Sampah di Laut

0
494
Gubernur berbincang-bincang dengan petugas kebersihan laut di Pelantar 1 Tanjungpinang, kemarin.f-istimewa

Persoalan sampah di pelantar seakan tak ada habisnya. Sampah kiriman, selalu mengganggu pemandangan.

TANJUNGPINANG – Setiap ganti pemerintah, selalu dikampanyekan perang terhadap sampah. Jenis programnyapun berubah-ubah. Bahkan pemerintah menyediakan petugas kebersihan laut. Masyarakat yang tinggal di pelantar dilarang membuang sampah langsung ke laut. Namun, masih banyak yang membandel, hingga laut masih jadi penampungan sampah.

Gubernur H Nurdin Basirun juga selalu mengimbau agar kebersihan laut di Kepri harus selalu dijaga. Karena itu dalam banyak kesempatan, dia selalu mengajak masyarakat menjaga kebersihan. Imbauan itu berkali-kali juga disampaikan ke warga yang yang tinggal di bibir pantai atau di pelantar.

Beberapa waktu lalu, Gubernur melewati Pelantar I Tanjungpinang, kemarin, Gubernur Nurdin mengapresiasi petugas pembersih sampah di sekitar kawasan tersebut. Selain membersihkan sampah, Nurdin meminta agar petugas juga menegur langsung warga yang ditemukan membuang sampah sembarangan.

Baca Juga :  Listrik Padam Hantui Warga Kala Ramadan

”Tegur saja mereka yang membuang sampah di laut. Beri pemahaman dan kesadaran,” perintah Nurdin ke petugas saat melewati Pelantar I Tanjungpinang. Nurdin juga memberi semangat petugas kebersihan laut agar terus bekerja mewujudkan laut yang bersih.

Bagi Nurdin, laut Kepri yang luasnya 96 persen adalah sumber kehidupan. Menururnya, yang paling rutin hadir dalam kehidupan sehari-hari adalah ketersediaan biota laut sebagai sumber protein.

Nurdin menyampaikan, lautan yang bersih akan mempengaruhi kehidupan biota laut. Jangan sampai sampah menganggu kehidupan biota dan ikut mengurangi jumlahnya.

Baca Juga :  Sebelum Dibahas, Dewan Tampung Usulan Revisi Perda

Selain itu, potensi pariwisata juga ikut terganggu. Ketika sampah banyak yang mengapung di sekitar pelabuhan, dengan sendirinya merusak keindahan pemandangan. ”Kita jagalah laut kita supaya bersih dari sampah,” kata Nurdin.

Nurdin juga mengimbau masyarakat untuk sadar dengan pentingnya menjaga kebersihan laut. Yang paling utama adalah masyarakat tidak membuang sampah ke laut. Kesadaran dari masyarakat tersebut, kata Nurdin menjadi penting. Termasuk mereka yang tinggal di sekitar kawasan yang berbatasan dengan laut atau kawasan pesisir. ”Kitalah menjaganya dengan memulai tidak membuang sampah ke lautan,” kata Nurdin.

Baca Juga :  200 Biksu Keliling Bawa Patta

Aseng warga Pelantar II mengatakan, karena tidak adanya tong sampah dan tidak adanya tempat pembuangan sampah di lorong-lorong pelantar membuat warga menjadi nekat untuk membuang sampah ke laut. Belum lagi sampah kiriman yang di bawa sata air pasang.

Sampah yang sudah mengendap di laut sangat mengganggu. Saat air surut, sampahnya mengendap dan menimbulkan bau busuk yang bisa menjadi sumber penyakit. ”Seharusnya ada tempat sampah di lorong, jadi warga gampang membuang sampah,” katanya.(ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here