Jangan Buang Sampah ke Laut

0
1113
GORO: Warga Kampung Bugis gelar goro, Jumat (8/12).f-Suhardi/Tanjungpinang

WARGA KAMPUNG BUGIS GELAR GORO

TANJUNGPINANG – Masyarakat Kampung Bugis ramai-ramai melakukan gotong royong (Goro) membersihkan sampah di bibir pelantar rumah mereka. Saat memasuki musim akhir tahun, kampung ini kerap dibanjiri sampah kiriman.

Bersama Pemuda Karang Taruna Kota dan provinsi, Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kepri, Dinas Sosial Kepri masyarakat sekitar antusias mengambil sampah-sampah yang sudah menumpuk di kawasan tempat tinggal mereka.

”Jangan buang sampah ke laut, jaga keindahan dan lestari laut kita,” tegas Ketua Karang Taruna Kepri Said M Idris kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (8/12).

Pantauan di lapangan, aksi bersih-bersih tersebut lebih dominan diikuti ibu rumah tangga (IRT). Mereka bahkan rela masuk ke bagian bawah rumah panggungnya, dengan alat bantu apa adanya. Hanya untuk mengambil satu persatu sampah yang sudah menumpuk setinggi lutut orang dewasa itu.

Baca Juga :  Pencuri Ponsel Juga Jadi Tersangka Cabul

”Sulit kita bersihkan pagi ini, sore sudah ada lagi sampah berserakan. Sampah ini bukan dari warga sekitar, melainkan sampah kiriman dari masyarakat pelantar. Masalah ini sudah puluhan tahun tak pernah selesai ditangani,” jelas salah satu warga, Safar.

”Kalau warga di sini sudah cukup sering di ingatkan, jadi malu sendiri kalau sengaja buang sampah ke bibir pantai,” celetuk warga lainnya.

Aktivitas bersih-bersih pantai ini, disambut baik pemerintah kelurahan setempat. Bahkan Lurah Kampung Bugis Jamaluddin turut turun bersama masyarakatnya untuk sama-sama Goro. Sampah di wilayah Kampung Bugis ini sudah jadi masalah Pemko Tanjungpinang.

Baca Juga :  CCTv 'Bersuara' Tegur Pelanggar Lalin

Warga di seluruh RT 1 sampai RT 6, saat itu turut di bersihkan. Bono RT 01 RW 06, menjelaskan, dia bangga dengan partisipasi semua kalangan termasuk keluarga besar Karang taruna Kepri. Mereka bersama-sama masyarakat, bekerjasama dan menjaga kebersihan gotong royong ini.

Bono menceritakan dulu, ada imbaun Walikota Tanjungpinang H Lis Darmansyah untuk tidak sembarangan membuang sampah ke laut. Karena akan dikenakan sanksi tegas sampai denda Rp 500 ribu. Namun, menurut dia, sanksi tersebut tidak lagi berlaku penuh. Masyarakat hanya menganggap apa yang disampaikan pejabat nomor satu di Tanjungpinang itu sebagai angin lalu.

Baca Juga :  Dua Pencuri Motor Vespa Ditangkap

”Kami meminta kepada pemerintah dan jajarannya agar diberikan tempat sampah, di setiap rumah agar sampah tidak berserakan, dan setiap satu minggu harus diangkut petugas kebersihan” pintanya demikian. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here