Jangan Cemberut Melayani Masyarakat

0
235
Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj Rahma menjadi pembina apel pagi di Kelurahan Pinang Kencana, Selasa (16/10) pagi. f-istimewa

TANJUNGPINANG – Disiplin serta senyum setiap melayani masyarakat merupakan harapan pemerintahan yang baru. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj Rahma saat inspeksi mendadak (sidak) di kantor kelurahan maupun Dinas Sosial (Dinsos) Tanjungpinang, Selasa (16/10) pagi.

Ia tiba di Kantor Kelurahan Pinang Kencana pukul 08.00 pagi yang disambut lurah serta kasi dan staf yang hadir. Sesuai data absen pagi itu, ada tiga dari 17 ASN yang di kantor tidak hadir. Alasannya sakit dan cuti dan ada keperluan mendadak di luar.

Rahma menuturkan, sesuai instruksi Wali Kota Tanjungpinang, H Syahrul ke depan, apel pagi dimulai pukul 07.45. Sehingga pukul 08.00 WIB sudah melayani masyarakat. ”Surat edarannya belum diberikan, tapi rencananya akan menerapkan itu,” ujarnya di depan para ASN saat menjadi pembina apel pagi itu.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan kebijakan Pemko Tanjungpinang per Januari 2019 yang menerapkan tunjangan single salary. Dengan sistem ini, penghasilan ASN akan lebih besar dibandingkan sebelumnya. Perhitungannya sesuai dengan jabatan serta beban kerja.

Rahma menilai, masuk kerja pukul 07.45 itu biasa, sebab ketika ia di swasta juga menerapkan demikian. Semua berlomba-lomba mencapai target yang terbaik.

Diingatkannya, kepada ASN maupun para tenaga honorer yang sudah bekerja untuk bersyukur. Ada banyak orang yang masih mencari pekerjaan.

”Bapak-Ibu jangan lupa senyum setiap melayani masyarakat. Mereka datang ke sini (kantor lurah) bukan minta duit, mereka hanya ingin dilayani sesuai kebutuhan. ”Jangan dipersulit. Kalau ada yang ketahuan mempersulit nanti akan ditindak,” ujar saat memberikan arahan.

Ia juga mengingatkan jangan ada pungli akan membahayakan bagi karir dan diri ASN itu sendiri. ”Saya sebelum menjadi wakil wali kota pun sudah bergabung ke oragnisasi Perempuan Anti Korupsi, jadi belajar lah menolak iming-iming apalagi mematok angka yang memberatkan masyarakat,” paparnya.

Bukan tidak mungkin, ke depan ia meminta orang lain mengurus berbagai hal di kelurahan. Dari mereka nanti akan diterima laporan terkait kinerja di kelurahan.

”Jangan kaget, saya bisa lakukan itu demi memastikan pelayanan diberikan sesuai koridor atau tidak. Ini juga upaya saya menjaga para ASN. Biar nantinya tidak tersandung kasus ke ranah hukum,” ucapnya.

Dipaparkannya, ke depan khusus apresisasi kinerja ANS bukan hanya memberikan sertifikat tetapi kesempatan menentukan OPD tempat berkarir sesuai dengan jabatan atau latar belakang pendidikannya.

Hal senda juga disampaikan kepada ASN di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Tanjungpinang. Ia tiba di kantor tersebut sekitar pukul 08.30 pagi. Disambut Sekretaris Dinsos serta para Kabid.

Rahma mengingatkan, agar ASN hadir tepat waktu begitu juga dengan jam pulang kerja sesuai ketentuan.

Ia berpesan melayani dengan hati, jangan ada yang muka murung saat warga datang mengurus berkas yang dibutuhkan.

”Masyarakat itu perlu penjelasan jangan dipersulit yah. Kita abdi negara yang mengabid bagi mereka. Jangan anggap masyarakat itu beban. Dinsos menjadi perhatian pemerintah karena terkait pelayanan kepada banyak orang,” ujarnya.

Di Dinsos warga mengurus rekomendasi BPJS Kesehatan tidak mampu, disabilitas, panti jompo atau rumah bahagia, orang yang mengalami gangguan kejiwaan, gelandangan serta lainnya. Ini tidak mudah, menjadi tolok ukur keberhasilan pemerintah pula.

Ia mengapresiasi kerja yang sudah dilakukan selama ini, meski demikian perlu terus ditingkatkan. Pintanya, warga yang mengurus berkas di kantor ini merasa nyaman, berharap ruangan pelayanan lebih tertata dan bersih.

”Standar bersihnya harus sesuai dengan kepala OPD-nya. Jangan serahkan semua ke tukang bersih-bersih saja yah. Semua harus berperan.Nanti saya akan berikan penilaian kepada setiap OPD,” ungkapnya.

Saat itu, Kadinsos Tanjungpinang, Agustiawarman sedang tidak berada di tempat. Memiliki agenda lain yaitu menjadi pembina apel pagi di OPD lain. Berbagai hal yang disampaikan pihak kelurahan maupun Dinsos sudah dicatat.(dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here