Jangan Cetak di Luar 12 Item

0
36
Logistik Pemilu 2019, tiba di Kantor KPU Kota Tanjungpinang. Saat ini, dua jenis logistik ini disimpan di gudang milik KPU Kota Tanjungpinang. F-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

Caleg Harus Konsisten

Calon anggota legislatif (Caleg) sudah bisa cetak bahan kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Ketentuan itu berlaku untuk caleg DPRD kabupaten/ kota maupun DPRD Provinsi Kepri.

TANJUNGPINANG – Devisi Program dan Data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, Priyo Handoko mengatakan, caleg hanya diperbolehkan untuk cetak bahan kampanye sebanyak 12 item. Yakni selebaran (flyer), brosur (leaflet), pamflet, poster, stiker, pakaian, penutup kepala, alat minum/makan, kalender, kartu nama, pin, dan/atau alat tulis. ”Jangan cetak di luar 12 item,” tegas Priyo kepada Tanjungpinang Pos, belum lama ini.

Menurutnya, 12 item bahan kampanye yang diperbolehkan caleg untuk cetak bahan kampanye lebih dari cukup. Karena 12 item bahan kampanye sudah diatur di Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 23 tahun 2018 tentang kampanye pemilihan umum di pasal 30 ayat 2.

Kemudian, ayat 3 di PKPU Nomor 23 tahun 2018 tentang kampanye pemilihan umum mengatur ukuran bahan kampanye. Mulai dari selebaran, paling besar ukuran 8,25 sentimeter kali 21 sentimeter.

Sedangkan untuk ukuran brosur, paling besar ukuran posisi terbuka 21 sentimeter kali 29,7 sentimeter, posisi terlipat 21 sentimeter kali 10 sentimeter. Pamflet, paling besar ukuran 21 sentimeter kali 29,7 sentimeter. Poster, paling besar ukuran 40 sentimeter kali 60 sentimeter, dan stiker paling besar ukuran 10 sentimeter kali 5 sentimeter.

Kalau di ayat 4 menyebutkan, desain dan materi pada bahan kampanye sebagaimana dimaksud pada ayat 1 paling sedikit memuat visi, misi, dan program peserta Pemilu.

Selain itu, ayat 5 menyebutkan, peserta Pemilu mencetak bahan kampanye sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dengan mengutamakan penggunaan bahan yang dapat didaur ulang. Ayat 6, setiap bahan kampanye sebagaimana dimaksud pada ayat (1), apabila dikonversikan dalam bentuk uang nilainya paling tinggi Rp 60 ribu.

”Tidak boleh dari Rp 60 ribu. Kita minta para caleg harus konsisten dalam membuat hingga cetak bahan kampanye,” sebut dia.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here