Jangan Menyianyiakan Air, Walaupun Setetes

0
396
KEKERINGAN: Warga Pulau Penyengat saat mengambil air di sumur umum, pada musim kemarau tahun 2013 lalu. F-ADLY HANANI/tanjungpinang pos

Peringatan Hari Air Sedunia

Tanjungpinang – HARI ini, Rabu (22/3) seluruh dunia memperingati Hari Air (World Water Day). Pemerhati lingkungan dan air serta akademisi Tanjungpinang mengajak masyarakat bijak memanfaatkan air.

Endri Sanopaka, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji mengatakan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

”Air adalah sumber kehidupan, dengan menjaga lingkungan agar sirkulasi air di muka bumi tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Endri, Selasa (21/3).

Dengan memperingati Hari Air Sedunia, ia pun mengajak masyarakat untuk lebih menghargai air walau hanya setetes.

Menurutnya, hal itu sangat berarti dengan tidak menyiayiakan air yang sehari-hari sebagai sumber kehidupan.

Peringatan tahunan yang dilakukan untuk kembali menarik perhatian publik, tentang pentingnya air bersih dan penyadaran untuk pengelolaan sumber air bersih yang berkelanjutan.

Air memiliki peran dominan dalam kehidupan manusia. Pemerhati lingkungan dan air, yakni Kherjuli juga menyampaikan World Water Day mengajak masyarakat untuk tidak lagi menganggap air limbah adalah sumber musibah.

Menurut pria yang dijuluki Presiden Air Kepri ini, masyarakat umum masih menganggap air limbah kotor dan dapat membahayakan bagi kesehatan masyarakat.

”Di lain sisi adalah benar, tetapi kenyataannya, air limbah masih bisa diolah menjadi air yang berguna bagi manusia,” jelasnya.

Ia menjelaskan, secara konvensional maupun dengan penerapan teknologi tepat guna, dan air limbah masih bisa diolah.

Diantaranya, untuk kolam ikan, menyiram pohon, meningkatkan daya serap tanah terhadap air, untuk mencuci, untuk kebutuhan kakus kembali hingga dapat dijadikan sebagai air baku untuk air minum.

”Tetangga kita Singapura, telah menerapkan teknologi pengolahan air limbah diolah menjadi air minum,” ungkapnya.

Untuk itu ia mengajak masyarakat berpikir, bahwa selalu ada manfaat air disetiap tetesnya.

”Setiap tahunnya peringatan hari air sedunia, jatuh pada setiap 22 Maret,” tambahnya.

Diketahui saat ini, Pemerintah Provinsi Kepri dan Kabupaten Bintan sedang mengupayakan pembangunan waduk untuk cadangan air sebagai kebutuhan.

Minimnya ketersediaan air bersih untuk masyarakat kedepannya, beberapa waduk di kawasan Kabupaten Bintan akan dibangun.(Adly Bara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here