Jangan Permainkan Harga Sembako!

0
362
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun belanja usai meninjau harga sembako di Pasar Pelantar II Tanjungpinang, akhir pekan lalu. f-istimewa/humas pemprov kepri

Gubernur Tinjau Stok Sembako di Pasar Pelantar II

Gubernur Kepri H.Nurdin Basirun menegaskan agar para distributor tidak menimbun dan mempermainkan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat terutama menjelang Ramadan.

TANJUNGPINANG – NURDIN juga mengajak pedagang agar tidak terlalu mahal menjual dagangannya. Karena masyarakat yang susah membelinya. Hal itu disampaikan Nurdin saat meninjau pergerakan harga sembako di Pasar Pelantar II, Tanjungpinang, Jumat (16/3).

Turut ikut dalam inspeksi ini, Pj. Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri Burhanuddin dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kepri Abu Bakar.

Pada peninjauan kali ini, Nurdin berinteraksi langsung dengan para pedagang dan bertanya langsung harga-harga kebutuhan pokok yang ada di pasar. Berdasarkan pantauan di lapangan harga-harga cukup stabil meski beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Seperti harga cabai merah Rp 60.000/Kg, bawang putih Rp 26.000/Kg, daging segar Rp 140.000/Kg, ayam potong Rp 35.000/Kg, beras medium Rp 11.000/Kg, beras premium Rp 13.000/Kg serta beras premium Rp 17.000/Kg. ”Harga-harga bagaimana pak, ada kenaikan? Tanya Nurdin kepada seorang pedagang.

”Stabil pak,” jawab Deni, pedagang sayur dan bumbu masakan. Namun lanjutnya cabai rawit sekarang agak mahal karena stok sekarang tinggal sedikit.

Setelah meninjau pasar sayur-mayur Nurdin bergegas menuju ke salah satu toko distributor beras. Kepada para distributor beras di Pasar Pelantar II, Tanjungpinang, Nurdin juga berpesan agar tidak memainkan harga, karena beras merupakan makanan pokok bagi masyarakat jadi sudah sepatutnya kita tidak boleh mengambil keuntungan yang terlalu besar.

”Stok beras masih aman ya, pasokannya lancar juga gak?” tanya Nurdin kepada salah satu distributor beras.

”Aman Pak,” jawab Ahok. ”Jangan mainkan harga beras ya,” pesan Nurdin. ”Siap pak, kami juga tidak berani pak, karena harga beras sekarang sudah ada acuan Harga Eceran Tertingginya,” ujarnya. Hasil obrolan dengan beberapa pedagang Nurdin mendapatkan data bahwa barang kebutuhan pokok di Tanjungpinang ternyata berasal dari distributor berbagai daerah. Seperti cabe merah dari Yogyakarta, kentang dan bawang bombay dari Medan, beberapa jenis sayuran dari Padang serta bawang dan beras dari Jakarta.(SUHARDI-MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here