Jangan Terlalu Memaksakan Kehendak

0
1486
Oktavio Bintana

Tanjungpinang – Penggagas Gerakan Sejuta Melayu (GSM) Provinsi Kepri, Oktavio Bintana meminta, agar masyarakat Kepri sama-sama menjaga kondusivitas negeri ini. Dirinya meminta untuk semua pihak berlapang dada dan sportif atas kepemimpinan Gubernur Nurdin yang sudah berjalan hampir dua tahun ini.

”Kami ingin semua elemen mendukung, bersinergi untuk membangun Kepri ke depan. Membantu kinerja Pak Gubernur. Saat ini kita sangat simpatik dengan beliau, karena berbagai macam terpaan, membuat beliau sedikit tidak fokus dengan tugas dan tanggungjawabnya,” jelas Oktavio kepada Tanjungpinang Pos di Pulau Dompak, (6/12) kemarin.

Baca Juga :  120 Istri Prajurit Membatik, Hasilnya Bedelau

Tak hanya Vio, hal senada juga disampaikan Ketua Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kepri, Azman Zainal. Dirinya meminta seluruh masyarakat mendukung kepemimpinan Gubernur Kepri Nurdin Basirun yang saat ini tengah dijalankan.

”Sore ini kami ramai-ramai mendatangi kantor gubernur mau bertemu. Tapi karena pak gubernur sedang di luar kota, kami disambut baik Pak Raja Ariza. Di dalam pertemuan yang singkat itu, kami menyampaikan keprihatinan atas kondisi saat ini. Di tengah beliau lagi konsentrasi membangun, namun ada yang saja pihak-pihak yang mengganggu,” jelas Azman.

Baca Juga :  Disperkim Bikin Tukang Sapu Nganggur

Lebih terang, Azman juga menyampaikan, terhadap proses pemilihan Cawagub ini. Jangan terlalu memaksakan kehendak. Menurutnya, sesuatu yang dipaksakan itu akan bernasib yang tidak baik. ”Kalau bukan jodoh ya sudah lah, lapang dada saja,” tambah Azman.

Dirinya melihat, sejak mendiang HM Sani meninggal dunia, masalah Cawagub ini terus bergulir dan tak selesai diperbincangkan.

Dirinya juga menyampaikan, pembangunan yang berjalan saat ini, teruslah dilakukan. Kepri harus bersatu padu, mengingat provinsi ini adalah kampung halaman bersama. Bahkan, salah satu pemuda Tanjunguma Batam, Raja Mukhram Raja Mukhram, mengatakan, saat ini masyarakat Tanjunguma sangat menunggu kehadiran seorang Gubernur Nurdin Basirun.

Baca Juga :  Poltekes Bagikan Jilbab Gratis

Menurutnya, masyarakat di Tanjunguma atau Kota Tua di Batam, mengharapkan solusi dari Gubernur terkait masalah status lahan yang tak kunjung selesai sampai saat ini. ”Kami pingin Pak Nurdin jumpe orangtua kami di sana, kampung tue itu. Jangan ke sana pas momen-momen tertentu saja,” pesannya. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here