Janji Pergantian Meteran PLN

0
932
Gardu Induk PLN Tanjunguban yang nenampung pasokan energi listrik dari Btam untuk kebutuhan di wilayah Bintan dan Tanjungpinang.f-jendaras/tanjungpinang pos

Assalamu alaikum mana petugas pln dan manajer nya mana janjimu kt mau diganti semua meteran panca bayar ke meteran prabayar…secara bertahap, di tunggu pembuktianmu…di tahun 2018 ini
08127607147

Daya PLN
Aslm halo PLN wilayah Bintan arah trikora minim penerangan jalan dan bagaimana ketersediaan daya sekarang supaya imvestor tak ragu mauk ke Bintan.
085264607129

TANGGAPAN:
Saat ini PLN Persero Tanjungpinang Wilayah Kerja Provinsi Kepri sudah siap untuk menyambung daya listrik ke industri, pertokoan maupun perumahan setiap saat karena daya listrik yang tersedia saat ini masih banyak.

Untuk Pulau Bintan saja, daya yang tersedia mencapai 135 MW sementara beban puncak 60 MW. Artinya masih ada sisa daya sekitar 75 MW. Rata-rata, daya listrik PLN Persero di Kepri surplus dan beban puncak listrik Kepri 128 MW (di luar Batam). Sedangkan total daya tersedia 235 MW. Masih ada sisa daya 107 MW. Daya listrik Batam pun juga masih banyak sisa. Sehingga, investor yang mau masuk Batam tak perlu khawatir kekurangan daya listrik.

Baca Juga :  Proyek Pembangunan Harus Bermanfaat

Dengan banyaknya daya listrik yang sisa justru menambah keandalan listrik di Kepri. Ketika ada perbaikan pembangkit, listrik tetap menyala karena masih ada pasokan daya dari pembangkit lainnya.

Jumlah pelanggan PLN Persero di Kepri 249 ribu (kecuali Batam). Listrik Batam sendiri dilayani Bright PLN Batam yang merupakan anak perusahaan PT PLN Persero. PLN Area Tanjungpinang Wilayah Kerja Kepri kecuali Batam akan terus berusaha untuk meningkatkan pelayanan.

Tahun 2020 mendatang, PLN dari Selat Panjang Riau sudah interkoneksi jaringan listrik kabel bawah laut ke Karimun. Kemudian dari Karimun juga interkoneksi ke Tanjungbatu via kabel bawah laut.

Baca Juga :  Warga Perlu Stadion di Tanjungpinang

”Kita akan jahit listrik Kepri untuk daerah Kabupaten Karimun dengan interkoneksi listrik bawah laut dari Pulau Sumatera. Kita ambil jaringan interkoneksi dari Selat Panjang Riau untuk interkoneksi ke Karimun-Tanjungbatu, karena sangat dekat.

Kebutuhan listrik di Karimun dan Kepri terus meningkat dan PLN selalu mengimbanginya dengan persediaan daya yang mencukupi. Di Karimun, kebutuhan listrik juga meningkat karena adanya pabrik timah dibangun. Kalau di Bintan kita juga akan bangun PLTU di Tanjungsasah, Tanjunguban. Dijadwalkan 2019 sudah beroperasi.

Pembangkit Tanjungsasah nanti, bisa memproduksi listrik 30 Megawatt. Bila PLTU Tanjungsasah sudah beroperasi, maka persediaan listrik di Pulau Bintan semakin membaik. Sekarang ini masih tersedia daya 44 persen. Masih aman ke depannya. Kalau PLTU di Tanjunguban 30 MW sudah beroperasi listrik kita semakin baik.

Baca Juga :  Pembangunan Lambat, Pengangguran Menonjol

Dua kawasan idustri dan pariwisata di Bintan, yakni Lagoi dan Kawasan Industrik Lobam saat ini sudah mengunakan listrik PLN Persero. Selama ini kedua kawasan itu menggunakan listrik pembangkit sendiri mengunakan PLTD, biayanya lebih besar. Dan, rencana ke depan PLN akan memberikan pelayan maksimal kepada pengusaha, masyarakat dan elemen yang akan melakukan penyambungan listrik.

Ia juga mengatakan, kebutuhan listrik di Pulau Bintan terus bertambah, karena akan banyak kawasan indutri terbuka. Salah satunya di Galang Batang akan dijadikan kawasan ekonomi khusus. Kawasan ini juga butuh listrik cukup banyak. Kalau tidak ada gangguan kita tidak ada lagi pemadaman karena daya berkurang. (bas/mas)

Fauzan
Kepala Area PLN Tanjungpinang

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here