Januari, Kunjungan Turis Anjlok 41,97 %

0
137
Sejumlah turis menikmati kawasan wisata mangrove Bintan, belum lama ini. f-dok/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Kunjungan wisatawan (wisman) atau turis ke Kepri selama Januari 2019 anjlok. Terjadi penurunan hingga 41,97 persen dibandingkan jumlah wisman Desember 2018.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, jumlah wisman yang datang ke Kepri Januari 2019 sekitar 185.377 orang. Sedangkan Desember 2018 sebanyak 319.451 orang.

Namun, jumlah kunjungan wisman Januari 2019 masih naik dibandingkan turis yang datang Januari 2018 lalu dengan kenaikan 18,09 persen.

Wisman yang berkunjung ke Provinsi Kepri Januari 2019 didominasi oleh wisman berkebangsaan Singapura dengan persentase sebesar 47,75 persen dari total jumlah wisman pada Januari 2019.

”Adapun Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepri Januari 2019 mencapai rata-rata 63 persen atau naik 7,33 poin dibanding TPK November 2018 sebesar 58,3 persen,” ujar Zulkipli, Kepala BPS Provinsi Kepri dalam pres rilisnya yang diterima redaksi Tanjungpinang Pos, Jumat (1/3).

Rata-rata lama menginap tamu asing dan tamu Indonesia pada hotel berbintang di Provinsi Kepri pada Januari 2019 adalah 2,07 hari atau naik 0,36 poin dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu pada Desember 2018.

Penurunan jumlah kunjungan wisman selama Januari 2019 disebabkan penurunan jumlah kunjungan wisman dari 4 pintu masuk yang ada di Provinsi Kepri yaitu Kota Batam turun 43,60 persen, Kota Tanjungpinang turun 47,97 persen, Kabupaten Karimun turun 43,76 persen dan Kabupaten Bintan turun 33,92 persen.

Pada Januari 2019, jumlah wisman berkebangsaan Singapura yang berkunjung ke Provinsi Kepri 88.513 orang. Jika dibandingkan dengan Desember 2018, kunjungan wisman berkebangsaan Singapura turun sebesar 52,61 persen dari 186.775 kunjungan pada Desember 2018 menjadi 88.513 kunjungan pada Januari 2019.

Rata-rata wisman dari 10 negara terbanyak yang berkunjung ke Provinsi Kepri mengalami penurunan pada Januari 2019 dibanding dengan bulan sebelumnya, kecuali wisman berkebangsaan Korea Selatan.

Sebagai contoh, jumlah kunjungan wisman berkebangsaan Korea Selatan mengalami kenaikan sebesar 39,13 persen pada Januari 2019 dibandingkan dengan Desember 2018, atau naik dari 4.066 kunjungan pada bulan Desember 2018 menjadi 5.657 kunjungan pada bulan Januari 2019.

Wisman berkebangsaan Singapura masih merupakan wisman yang paling banyakberkunjung ke Provinsi Kepri pada Januari 2019. Wisman berkebangsaan Singapura ini mendominasi hampir setengah (47,75 persen) dari total seluruh kunjungan wisman yang masuk ke Kepri.

Selama Januari 2019, wisman berkebangsaan Singapura tercatat sebanyak 88.513 orang. Jumlah kunjungan terbanyak yang kedua adalah wisman berkebangsaan Tiongkok sebesar 19.475 orang atau 10.51 persen dari total kunjungan ke Kepri selama Januari 2019.

Secara berturut-turut, jumlah kunjungan sepuluh terbanyak setelah wisman berkebangsaan Singapura dan Tiongkok adalah wisman berkebangsaan Malaysia, India, Korea Selatan, Philipina, Jepang, Inggris, Australia, Inggris, dan Amerika. Kontribusi dari wisman 10 negara terbanyak yang mengunjungi Kepri adalah sebanyak 83,18 persen. (mas/ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here