Jaringan PRB Segera Diaktifkan

0
115
Jefrizal

Jaringan Palapa Ring Barat (PRB) akan segera diaktifkan untuk membangun konektivitas yang handal dan berbiaya murah. Sehingga, tujuan meningkatkan layanan jaringan informasi dan komunikasi untuk pemanfaatan teknologi oleh masyarakat dapat terpenuhi.

ANAMBAS – Indikator dalam hal tersebut, yakni jumlah lebar bandwidth untuk sinyal internet tingkat kabupaten pada kondisi awal tahun 2015 hingga 2016 9 Mbps dari 54 Mbps yang ditargetkan 16 persen. Sedangkan tahun 2017 menjadi 10 Mbps dari 54 Mbps yang ditargetkan.

”Pencapaian target di atas tidak terjangkau akibat ketersedian anggaran dan jaringan yang digunakan masih menggunakan Visat dan itu butuh biaya besar. Oleh sebab itu, jaringan Palapa Ring Barat (PRB) agar segera dapat di fungsikan karena biayanya jauh lebih murah. Kita targetkan 2019 akan melebihi target terkait program tersebut,” ungkap Jefrizal, selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Kepulauan Anambas kepada wartawan, Rabu (17/10).

Ia menambahkan, bahwa program pengembangan dan perluasan jaringan teknologi komunikasi dan informasi ke seluruh desa yang ada di Anambas sudah melebih target.

Semulanya, hanya 29 desa yang memiliki jaringan telekomunikasi pada awal tahun 2015. Tetapi, dengan upaya dan dukungan semua pihak dan dorongan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah maka pencapaian target sudah mencapai 90 persen di tahun 2018 ini.

”Saat ini, 54 desa di Anambas sudah terakses jaringan telekomunikasi. 90 persen sudah terkoneksi, tapi masih ada beberapa titik yang masih lemah seperti beberapa dusun di suatu desa. Tahun depan akan kita upayakan, untuk mengajukan ke pihak yang kompeten,” terang Jefrizal.

Jefrizal menambahkan, pihaknya juga masih mengalami kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) yakni tenaga survei dan tenaga bidang persandian itu belum bisa diadakan akibat keterbatasan anggaran.

”Masih dibutuhkan sejumlah tenaga teknis dan perlu dilakukan Bimtek. Belum terlaksana akibat anggaran terbatas,” ucap dia. Lanjutnya, perlu diketahui 7 tower yang sempat tidak aktif di sejumlah desa.

Saat ini, tim operator masih terus melakukan perbaikan dan alat yang dibutuhkan untuk perlengkapan jaringan sudah dalam proses pengiriman dari Batam menuju Anambas.

”Artinya pengajuan kebutuhan masyarakat akan telekomunikasi, langsung di respon oleh Pemerintah beserta pihak operator. Dalam waktu dekat akan aktif kembali 7 tower itu,” tuturnya. (INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here