JCH Perdana Berangkat 6 Juli

0
541
Jamaah haji asal Tanjungpinang bersalaman dengan H Syahrul dan H Raja Ariza saat tiba di Pelabuhan Sribintan Pura Tanjungpinang, tahun lalu.f-dok/tanjungpinang pos

Tanjungpinang Masuk Kloter Terakhir

Jemaah Calon Haji (CJH) untuk kelompok terbang (Kloter) pertama Embarkasi Hang Nadim Batam menuju Arab Saudi, akan diberangkatkan pada 6 Juli 2019.

TANJUNGPINANG – Kloter pertama dari Kepri yakni JCH dari Anambas, Lingga, Natuna dan Batam. JCH dari Tanjunginang masuk dalam kloter 29 atau kloter terakhir. Pada musim haji tahun lalu JCH asal Tanjungpinang masuk dalam kloter pertama.

JCH Bintan sendiri masuk dalam kloter 17.
JCH Tanjungpinang akan berangkat bersama dengan JCH asal Kalimantan Barat dan 19 JCH asal Riau.

Untuk itu diimbau, seluruh JCH agar bersegera mempersiapkan diri, menjaga kesehatan, dan meningkatkan pengetahuan tentang perhajian.

Embakarsi Hang Nadim Batam ada 29 kloter, melayani JCH dari empat provinsi, yakni Provinsi Kepri, Riau, Jambi dan Kalimantan Barat. Cuma, bedanya tahun ini JCH asal Riau dan Jambi, tidak lagi masuk asrama Haji Batam. Namun, dari daerah asalnya, terbang ke Batam mengunakan maskapai domestik tujuan Hang Nadim Batam. Sampai di Hang Nadim Batam, pindah pesawat Arab Saudia Airlines, kemudian langsung terbang.

Beda dengan JCH asal Kepri dan Kalimantan Barat tetap masuk asrama Haji Batam sebelum diberangkatkan ke tanah suci. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Haji Kementerian Agama Provinsi Kepri Aprizal, kemarin.

Baca Juga :  Wako Terharu Lihat Kegiatan Penyandang Disabilitas

”Total JCH asal Kepri mencapai 1.490 orang,” ujarnya. Ia juga membeberkan, daftar tunggu haji di Kepri sudah mencapai 16 tahun. Artinya, mendaftar naik haji tahun ini, baru diberangkatkan kira-kira tahun 2035.

Sementara itu, Kementrian Agama Kota Tanjungpinang menyelenggarakan Bimbingan Manasik Haji 1440H/2019 M. Kegiatan ini dilaksanakan mulai Minggu 23 sampai tanggal 28 Juni di Aula lantai 3 Kantor Walikota Tanjungpinang, Senggarang. Acara dibuka secara resmi pada Minggu (23/6) pagi oleh Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, H Syamsutarmizi, menyampaikan bahwa data jamah haji asal Kota Tanjungpinang musim haji 1440 H/2019M berjumlah 342 Jamaah, lebih banyak dibandingkan jamaah tahun yang lalu.

Dengan, rincian Kecamatan Tanjungpinang Barat 74 jamaah, Tanjungpinang Kota 11 jamaah, Tanjungpinang Timur 144 jamaah, Bukit Bestari 113 jamaah.

Adapun data jamaah mutasi, masuk 9 jamaah, keluar 7 jamaah. Kemudian, pelaksanaan manasik tingkat kacamatan di laksanakan pada tanggal 24-27 Juni di lokasi masing-masing kecamatan.

Baca Juga :  Salah Penerapan Hukum, Terdakwa Harus Dibebaskan

Gladi posko simulasi lapangan dilaksanakan pada 29 Juni di Masjid Raya Nur Illahi Dompak.

Lebih lanjut Syamsutarmizi jamaah tertua yang mengikuti musim haji tahun ini, atas nama Yatini binti Saryadinara yang berusia 85 tahun. Dan yang termuda atas nama Nuzul Abdimatrifatullah usia 26 tahun.

”Tujuan dilaksanakannya manasik haji ini, untuk memberikan pemahaman kepada jamaah haji, syarat, rukun dan wajib haji, memberikan pemahaman hak dan kewajiban jamaah haji, dan menciptakan jamaah haji yang mandiri,” tutup Syamsu.

Sementara itu, Walikota Tanjungpinang H. Syahrul mengatakan mengerjakan ibadah haji merupakan panggilan Allah, maka bagi yang bisa melaksanakan haji tahun ini harus disyukuri, dalam menunaikan ibadah haji yang utama kita harus niat karena panggilan Allah.

”Persiapkan diri sebaik-baiknya seperti menjaga kesehatan jasmani dan rohani, dalam pelaksanaan haji nantinya banyak gerakan fisik, hal yang tidak kalah pentingnya memahami ilmu manasik sehingga, seluruh rangkaian ibadah haji kita sesuai dengan kaidah yang telah di tetapkan oleh ayariah,” ucap Syahrul.

Syahrul juga mengimbau kepada JCH agar pergunakan waktu sebaik-baiknya untuk memperbanyak ibadah selama di tanah suci. ”Kepada para calon jamaah haji supaya dalam beribadahnya degan penuh keikhlasan dan tawakkal dengan megharap ridho Allah SWT, kita harus sabar bahwa semua itu atas izin Allah dan semoga mampu melasanakan ibadah haji degan predikat haji yang mabrur,” tutup Syahrul.

Baca Juga :  SWRO Dioperasionalkan di Akhir Tahun

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau H. Mukhlisuddin, membuka kegiatan bimbingan manasik haji ini berpesan kepada para jamaah calon haji untuk tidak bosan-bosannya dalam mengikuti manasik haji.

”Ikuti dengan seksama karena bekal pengetahuan manasik sangat berguna bagi calon jamaah haji nantinya di tanah suci,” ucap Mukhlis. Lanjut Mukhlisuddin, jamaah calon haji tidak perlu khawatir yang berlebihan ketika di tanah suci nantinya.

”Karena kita adalah tamu-tamu Allah, yang perlu di perhatikan adalah kita harus menjadi tamu yang baik, dipermudahkan segala sesuatunya,” tutup Mukhlis. (ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here